Hendak Ambil Kayu, Sopir Travel Malah Diserang Kawanan Lebah Hingga Tewas

faktakalimantan.co.id – KUALA KAPUAS – Sopir travel tujuan Palangka Raya – Puruk Cahu atas nama Ramli tewas mengenaskan usai diserang kawanan leba

Cegah Covid-19, Pasar Besar Terapkan Dua Sistem Ini
Polres Barsel Buka Layanan ‘SIM Khusus’ Bagi Warga Kelahiran 1 Juli
Banjir Rungan Barat, Bupati Gunung Mas Salurkan Bantuan untuk Warga

FOTO : Seperti inilah potret kawanan lebah yang diduga menyerang Ramli beserta penumpangnya ketika melalui wilayah Desa Jakatan Pari, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas.

faktakalimantan.co.id – KUALA KAPUAS – Sopir travel tujuan Palangka Raya – Puruk Cahu atas nama Ramli tewas mengenaskan usai diserang kawanan lebah berukuran jumbo ketika berada di wilayah Desa Jakatan Pari, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas pada Jumat (14/1/2022).

Kejadian nahas juga dialami para penumpangnya. Peristiwa berawal ketika minibus Toyota Kijang Inova yang dikemudikannya amblas di jalanan tanah berlumpur. Mereka lalu turun untuk memeriksa kondisi mobil.

Pada saat itulah sang sopir beserta kedua penumpangnya diserang kawanan lebah berukuran besar di luar mobil.

Berdasarkan informasi yang didapat wartawan, akibat serangan lebah tersebut kedua penumpangnya mengalami kritis. Sedangkan nasib buruk dialami sang sopir. Dirinya ditemukan terkulai tak bernyawa di tanah berlumpur.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui Kapolsek Kapuas Hulu, Iptu Debby Soesilo membenarkan kejadian tersebut.

“Saat korban mau mengambil kayu di tepi jalan, ia langsung diserang kawanan lebah yang bersarang tidak jauh darinya,” ujar Kapolsek.

Akibat fatalnya serangan lebah atau tawon itu, sang sopir langsung tak berdaya dan tergeletak begitu saja di ruas jalan berlumpur itu.

“Beberapa saat kemudian saat hendak diberikan pertolongan ke Puskesmas korban telah meninggal dunia,” bebernya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kematian korban murni akibat keganasan para lebah tersebut. Pun demikian dengan pernyataan sikap keluarga korban yang menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah.

“Artinya pihak keluarga meminta agar tidak diperpanjang lagi, baik tindakan medis dan lain-lain. Kemarin langsung dibawa ke Palangka Raya,” pungkas Debby. (Ss/hms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: