Realisasi KTP-el di Gumas Baru Menyentuh Angka 83 Persen

faktakalimantan.co.id - KUALA KURUN - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Gunung Mas, Barthel menuturkan, berdasarkan data terb

Pengusaha Jasa Penyeberangan Diminta Perhatikan Kapasitas Angkutan
DPKP Gunung Mas Kebagian 43 Unit Alsintan
Antrean Penerima Vaksin Harus Diatur

FOTO : Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gunung Mas, Barthel.

faktakalimantan.co.id – KUALA KURUN – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Gunung Mas, Barthel menuturkan, berdasarkan data terbaru realisasi perekaman KTP elektronik di daerahnya mencapai 83 persen atau sebanyak 78.780 orang wajib KTP.

“Data wajib KTP di Gunung Mas berjumlah 95 ribu lebih dari total penduduk sebanyak 136.026 orang. Realisasi 100 persen ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021 mendatang,” katanya, Kamis (25/7/2019).

Menurutnya, seiring berjalannya waktu maka tingkat kesadaran masyarakat Gunung Mas mengurus kepemilikan identitas wajib tersebut cukup tinggi.

“Karena saat ini muncul paradigma dimasyarakat bahwa memiliki KTP itu sudah menjadi suatu kebutuhan dan keharusan. Sebab dalam setiap urusan sehari-hari, pasti memerlukan KTP,” katanya.

Berdasarkan data, terdapat dua kecamatan yang tingkat realisasi perekaman KTP-el penduduknya relatif rendah, yakni Kecamatan Kurun dan Tewah. Padahal dua kecamatan ini berada di wilayah perkotaan atau cukup terjangkau.

“Permasalahan utama karena tingginya mobilisasi masuk dan keluarnya masyarakat di kecamatan itu m. Biasanya para pencari kerja, kadang mereka melapor dan menjadi penduduk Gunung Mas. Namun saat pindah ke daerah lain, tidak melaporkan. Inilah yang akhirnya menjadi bias dalam hal pendataan penduduk,” bebernya.

Salah satu upaya percepatan realisasi wajib KTP, yaitu dengan menggelar sosialisasi kebijakan kependudukan Gunung Mas yang bakal digelar, Senin 29 Juli 2019 di GPU Damang Batu, Kuala Kurun.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan komitmen terkait data kependudukan di Gunung Mas. Jumlah pesertanya sebanyak 400 orang, mulai para camat, kepala desa/lurah, BPD, demang kepala adat, dan pihak terkait lain,” jelasnya. (agg)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!