Perawatan Filter IPA, Penyebab Kuantitas Air PDAM Menurun

PALANGKA RAYA,GK-Guna menjaga kualitas air bersih yang didistribusikan ke pelanggan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya melaksanaka

Walikota Serahkan Bantuan Sapras Perikanan
Listrik Diputus, DPRD Kota Palangka Raya Gelar RDP
Ini Pagu Anggaran OPD Pemko di APBD 2020

PALANGKA RAYA,GK-Guna menjaga kualitas air bersih yang didistribusikan ke pelanggan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya melaksanakan program rutin perawatan dan perbaikan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada. Khususnya, pada IPA yang terkoneksi dengan sistem besar PDAM tersebut.
“Terhitung sejak hari Senin yang lalu, PDAM Kota Palangka Raya melaksanakan program perawatan(maintenance) rutin pada IPA PDAM , berupa perbaikan filter,”ungkap Direktur PDAM Kota Palangka Raya, Budi Harjono.
Dikatakan, perawatan dan perbaikan filter pada IPA tersebut setidaknya akan memakan waktu selama 35 hari. Dari fase itu maka secara tidak langsung akan ada pengaruh dari segi kuantitas air yang didistribusikan kepada pelanggan di kota Palangka Raya.
“Jadi ada sedikit pengurangan dalam hal kuantitas air yang sampai ke pelanggan, terutama terjadi pada pukul 04.00 WIB sampai dengan pukul 08-00 WIB. Lalu menjelang malam hari pada pukul 17.00 WIB. Pun begitu secara keseluruhan untuk pendistribusian tidak ada masalah tetap lancar-lancar saja,”terang Budi.
Disebutkan ada 8 (delapan) kotak filter pada IPA PDAM yang dilakukan perawatan dan perbaikan. Pada masing-masing kotak filter akan memakan waktu perbaikan selama 4 (empat) hari, mengingat dalam setiap kotak filter tersebut akan diperbaiki beberapa elemen logam yang selama ini sebagian dalam kondisi telah kropos. Disisi lain kotak filter membutuhkan beberapa pergantian komponen pendukung termasuk diantaranya memerlukan pasir kwarsa 4 sampai 5 ton per kotak filter
Menurut Budi, filter-filter yang ada di PDAM Palangka Raya sudah cukup berusia lama yakni antara 8 sampai dengan 10 tahun. Sejak itupula tidak pernah mengalami pergantian.
“Memang semuanya tergantung perawatan dan perbaikan saja. Terlebih filter yang ada pada IPA PDAM Palangka Raya sangat rentan terkena pengaruh dari kondisi air yang memiliki tingkatan tertentu, sehingga sangat mempengaruhi. Namun itulah yang harus kami perbaiki,”jelasnya, disela-sela memantau perawatan dan perbaikan kotak filter pada IPA PDAM Kota Palangka Raya, Rabu (24/1) .
Ditambahkan Budi, apabila perawatan dan perbaikan tersebut sudah selesai dilakukan, maka diharapkan ada kualitas air PDAM yang dihasilkan terutama setelah optimalisasi dari filiter-filter tersebut.
“Tahun 2018 ini adalah merupakan tahun perawatan dan perbaikan pada IPA PDAM Kota Palangka Raya,”ujarnya, seraya menambahkan, bahwa seiring dengan itu semua PDAM Palangka Raya akan terus melakukan terobosan-terobosan yang dapat memberikan kepuasan bagi pelanggan. Seperti terobosan pembayaran PDAM melalui pihak perbankan, serta penerapan akurasi pembacaan meteran yang dimiliki pelanggan dengan sistem digital. Melalui terobosan-terobosan tersebut diyakini dapat melindungi dan mempermudah pelanggan mendapatkan pelayanan yang efisien serta akurat.(sog)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!