Guru Terlibat politik Praktis Akan Ditindak

FAKTAKALIMANTAN.CO.ID,KUALA KURUN-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Kadisdikbud) Gunung Mas(Gumas)yang baru,Muhammad Rusdi, mengharapkan agar 

Kasi Pidsus Kejari Gumas Berganti, Ini Namanya
Tangki Dahuyan Ditetapkan Menjadi Kampung KB Percontohan 
Bupati Gumas Sambut Kunjungan Ketua Batamad Kalteng

FAKTAKALIMANTAN.CO.ID,KUALA KURUN-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Kadisdikbud)
Gunung Mas(Gumas)yang baru,Muhammad Rusdi,
mengharapkan agar  tenaga pendidik di Gumas terkait Pemilukada serentak 2018, harus  bersikap netral dan tidak boleh berpolitik praktis.

Demikian dikatakan  Rusdi seusai serah terima jabatan dari Kadisdikbud sebelumnya,Agung,di Kantor Disdikbud, Selasa(9/1).

Pihak Disdikbud Kabupaten Gumas akan memperhatikan dan melakukan pendekatan dengan cara mendatangi mereka(Guru guru) secara langsung untuk mendengar apa permasalahan mereka,apa yang menjadi harapan dari mereka sambung Rusdi ,Sebelum berbicara peningkatan motto siswa dan Guru.

“Harus ada kesamaan perasaan dan pikiran Guru dengan Disdikbud terkait peningkatan kualitas pendidikan,”tegasnya.

“Kualitas siswa akan terwujud kalau Guru memiliki hati dan pikiran yang sepenuhnya ingin memberi peningkatan kualitas pada siswa didiknya.Ini yang akan kami lakukan dengan pendekatan itu,” tutur Rusdi didampingi Sekretaris Disdikbud,Brikson.

Dengan adanya perhatian dari pihaknya,Rusdi berharap Guru Guru di Gumas bisa lebih giat lagi menjalankan kewajibannya.

Ditambahkan Rusdi Bilamana ada oknum guru yang mangkir bertugas atau melakukan pelanggaran,maka pihaknya akan memberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku.

Dia kembali mengingatkan para Guru untuk tidak berpolitik praktis.Netralitas Guru di Pilkada Gumas tahun ini harus ditaati.

“Tugas Guru kan mengajar,bukan berpolitik praktis.Kita akan tindak kalau memang ada oknum Guru yang tidak netral,” pungkas Rusdi.(yog/sog)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!