Bahas Inflasi Nasional, Ini Pesan Jokowi

faktakalimantan.co.id, PALANGKA RAYA – Sudah menjadi suatu keharusan dari pemerintah untuk bisa melakukan pengendalian inflasi, baik itu di

Siap Kawal Program Vaksinasi Dari Pusat
Razia Balapan Liar, 13 Motor Ditangkap Polisi
Biaya Rapid Test Mandiri Bakal Disesuaikan

FOTO: Plt. Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail Bin Yahya didampingi jajaran, beserta kepala daerah se Indonesia hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2020 secara virtual, Kamis (22/10/2020).

faktakalimantan.co.id, PALANGKA RAYA – Sudah menjadi suatu keharusan dari pemerintah untuk bisa melakukan pengendalian inflasi, baik itu di tingkat daerah maupun di tingkat nasional.

Dimana, hal itu seturut dengan adanya Keputusan Presiden RI No. 23 Tahun 2017 tentang Pengendalian Inflasi Nasional. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah, yakni secara rutin menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi.

Khususnya, Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2020, dipimpin langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi) bersama para Menteri Indonesia Maju dan pejabat terkait lainnya. Kegiatan juga diikuti oleh sejumlah kepala daerah, termasuk pula Plt. Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya. Kegiatan berlangsung, melalui sambungan virtual, video conference, Kamis (22/10/2020).

Secara khusus, Plt. Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya didampingi jajaran terkait, mengikuti kegiatan Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2020, dari Aula Eka Hapakat, Lantai III Kantor Gubernur Kalteng.Turut hadir mendampingi Plt. Gubernur Kalteng mengikuti rakornas tersebut, antara lain Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Sunarti, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Aster Bonawati, Plt. Kadis Ketahanan Pangan Lilis Suryani, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng Rihando.

Sekedar untuk diketahui pula, Rakornas dilaksanakan terpusat di Graha Sawala, Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, membahas tentang capaian, evaluasi, dan prospek inflasi kedepan, arahan-arahan terkait kebijakan pengendalian inflasi, serta pemberian penghargaan Pemenang TPID Award Tahun 2020.

Rakornas diawali, dengan penyampaian laporan, oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir, selaku Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP).

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian arahan dan pembukaan rakornas secara resmi, oleh Presiden RI Ir. Jokowi.

“Rakornas Pengendalian Inflasi merupakan amanat dari Kepres No.23 Tahun 2017 Tentang Pengendalian Inflasi Nasional. Rakornas merupakan koordinasi tertinggi yang menentukan arah kebijakan inflasi kedepan, baik di tingkat pusat maupun daerah”, kata Iskandar Simorangkir.

Lebih lanjut, Diutarakannya juga bahwa rakornas diselenggarakan dengan mengusung tema ‘Transformasi Digital UMKM Pangan Untuk Mendukung Stabilitas Harga dan Pemulihan Ekonomi Menuju Indonesia Maju’.

Selanjutnya, Presiden RI Ir. Jokowi menyampaikan arahannya, terkait kebijakan koordinasi pengendalian inflasi kehidupan.

“Kondisi perekonomian di tahun 2020 sangat berbeda dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini kita dituntut untuk mampu mempertahankan tingkat inflasi, agar tidak terlalu rendah. Inflasi harus kita jaga pada titik keseimbangan, agar memberikan stimulus kepada produsen untuk tetap berproduksi”, Kata Presiden RI dalam Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2020 tersebut.

Ir. Jokowi juga berpesan bahwa menjaga keseimbangan suplai dan kiriman saat ini sangat penting, agar ketika  perekonomian Indonesia mulai pulih dan daya beli masyarakat telah kembali normal, tidak menimbulkan tekanan signifikan, terhadap harga-harga.

Kebijakan pengendalian inflasi, tidak hanya fokus pada upaya-upaya pengendalian harga, dan skema bantuan sosial diharapkan akan meningkatkan konsumsi rumah tangga, menaikan kembali demand, dan akhirnya mendorong tumbuhnya suplai.

Sambung Presiden RI, dalam arahannya menyampaikan harapannya, kepada seluruh Pemerintah Daerah agar dapat bersinergi, dengan Pemerintah Pusat, untuk dapat bersama-sama memulihkan perekonomian Indonesia.

“Saya harapkan, apa yang telah dilakukan Pemerintah Pusat, dapat diperkuat lagi di daerah, dengan percepatan realisasi APBD, terutama belanja bantuan sosial dan belanja modal yang mendukung pemulihan ekonomi, terutama sektor UMKM.  Saya telah minta agar belanja kementerian dan lembaga serta Pemerintah Daerah agar mengutamakan penyerapan produk dalam negeri, baik produk pertanian maupun produk-produk UMKM”, Ujar Presiden Joko Widodo menegaskan.

Sekedar untuk diketahui pula, dalam Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2020, nampak juga diikuti oleh sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, turut hadir pada rakornas tersebut, di antaranya Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua TPIP.

Kemudian, Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, serta dihadiri juga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Total peserta rapat mencapai 635 orang, baik dihadiri secara langsung maupun daring. Peserta rapat tersebut di antaranya terdiri dari pengurus TPID seluruh Indonesia, baik Kepala Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota, maupun Kepala Perwakilan Bank Indonesia di tiap provinsi. (gbn/agg)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: