Alat Berat Parkir Tanpa Memasang Tanda, Penyebab Laka Maut di Sababilah

faktakalimantan.co.id - BUNTOK - Lantaran parkir alat berat di badan jalan dan tanpa memasang rambu penanda ataupun lampu penerangan, adalah penye

Aktivitas PT. NRS Mendapat Dukungan Warga Desa Pararapak
Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha, Pj Bupati Sidak Pasar
Minta Pemdes Transparan Terkait Data Penerima BLT Covid-19

Aparat Polres Barsel, saat memasangi garis Polisi di TKP laka lantas yang menewaskan DA, di Desa Sababilah, Kecamatan Dusun Selatan, Minggu (20/10/2019) malam.

faktakalimantan.co.id – BUNTOK – Lantaran parkir alat berat di badan jalan dan tanpa memasang rambu penanda ataupun lampu penerangan, adalah penyebab utama kecelakaan maut yang menewaskan DA, warga Jalan Pahlawan, Kelurahan Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan, Minggu (20/10/2019) malam.

Dibenarkan oleh Kapolres Barsel, AKBP Wahid Kurniawan, SIK, melalui Kasatlantas, AKP Feriza Winada Lubis kepada awak media, Senin (21/10/2019), penyebab utama kecelakaan tunggal yang Yo pengendara sepeda motor Vixion dengan Nomor Polisi KH 6916 DD tewas di tempat kejadian perkara (TKP), adalah karena alat berat mesin pengaspal jalan yang terpakir di sisi sebelah kiri badan Jalan Raya Ampah – Buntok ruas Desa Sababilah, tidak memasang tanda keselamatan ataupun lampu penerangan apapun, padahal situasi di tempat tersebut sangat gelap dan jalan sempit.

“Alat penghampar aspal (Aspalt Finisher) yang terparkir di badan jalan sebelah kiri arah dari Sanggu menuju Buntok, tanpa dilengkapi dengan segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya maupun isyarat lainnya sehingga sepeda motor Yamaha Vixion jatuh di badan jalan, mengakibatkan pengendara mengalami luka pada bagian tangan kiri (Putus) dan Meninggal Dunia di tempat kejadian,” terang Feriza melalui pesan singkat.

Sementara itu, untuk kronologis kejadiannya sendiri, perwira berpangkat tiga balok ini menceritakan, sekitar pukul 19.00 WIB, korban DA yang diketahui berprofesi sebagai salah satu petugas kesehatan di Rumah Sakit Jaraga Sasameh (RSJS) Buntok tersebut, diketahui melaju dari arah Bundaran Sanggu menuju Kota Buntok.

Kemudian, pada saat di jalan lurus, korban yang diduga melaju cukup kencang tidak bisa menghindari alat berat yang terparkir di badan jalan sejalur dengan jalur kendaraan korban.

“Sepeda motor yang dikendarai oleh Doni Atamajaya datang dari arah Sanggu menuju Buntok (timur ke barat), pada saat sampai ditempat kejadian pada jalan lurus, sepeda motor yamaha vixion menabrak sebuah alat penghampar aspal,” bebernya.

Keterangan Kepolisian ini, menguatkan informasi yang disampaikan oleh saksi kepada awak media pada pemberitaan sebelumnya.

Disampaikan Joni, bahwa dirinya sendiri belum mengetahui secara pasti kronologis kejadian sebenarnya seperti apa. Namun, ia menduga, bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi dikarenakan di TKP memang kondisinya gelap gulita dan posisi alat berat terparkir di tengah badan jalan yang sedang dikerjakan pengaspalannya.

“Gak tau seperti apa kejadiannya, cuma tadi pas saya ngantar ibu-ibu sini (kerja, red) pengen lihat katanya, sudah banyak orang, memang kalau dilihat tempatnya gelap sekali, gak ada lampu, cet jalan (marka, red) juga gak ada. Saya juga gak ngerti, apa tadi pas kejadian itu (mesin, red) lagi kerja atau sudah parkir (pengaspalan, red),” bebernya, dibenarkan oleh kawannya yang lain.

Senada, salah satu saksi lainnya, Anto, yang mengaku sedang piket berada tidak jauh dari TKP pada saat terjadinya peristiwa nahas tersebut, bahwa memang korban sempat menghindar karena kaget melihat adanya alat berat yang terpakir di badan jalan tersebut.

Bahkan, berdasarkan keterangan Anto, setelah kejadianpun, di TKP hanya dipasangi lampu seadanya.

“Posisi alat berat itu memasuki badan jln,tidak ada penerangan atau pun rambu-rambu. Setelah kejadian baru dipasang lampu, itupun seadanya, kami tadi malam kembali melakukan pengecekan sekitar pukul 11.00 WIB,” sampaikannya melalui pesan singkat, Senin (21/10/2019). (Petu)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!