Penanganan Stunting Butuh Sinergi Semua Pihak

Faktakalimantan.co.id, Palangka Raya - Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Bryan Iskandar, memberikan apresiasi atas upaya Pe

Legislator Provinsi Ini Terus Salurkan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu
DPRD Kalteng Dalami Aduan Sengketa Warga–Perusahaan
Media Sosial Bisa Bahayakan Anak, Abdul Hafid Dorong Pengawasan Ketat

Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Bryan Iskandar.

Faktakalimantan.co.id, Palangka Raya – Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Bryan Iskandar, memberikan apresiasi atas upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang terus memperkuat program penanganan dan pencegahan stunting di daerah.“Upaya yang dilakukan pemerintah daerah patut diapresiasi. Ini adalah bagian penting dari pembangunan manusia, karena anak-anak yang tumbuh sehat akan menjadi modal utama kemajuan daerah,” ucapnya, Selasa 7 Oktober 2025.

DPRD Kalimantan Tengah melalui Komisi III siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat program-program yang mendukung peningkatan gizi masyarakat dan kesehatan anak.

“Langkah pemerintah dalam menekan angka stunting merupakan wujud nyata komitmen untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, sehat, dan berdaya saing di masa depan,” tambahnya.

Percepatan penanganan stunting memerlukan kerja sama lintas sektor serta dukungan dari berbagai elemen, mulai dari instansi pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, hingga masyarakat.

“Penanganan stunting tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi dan kepedulian bersama agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu juga berharap agar program pemerintah dalam menekan stunting terus berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Dengan kerja sama yang kuat dan kepedulian dari semua pihak, kita optimistis Kalimantan Tengah mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ungkapnya. (RN)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!