Transmigrasi Berpotensi di Barsel Bakal Dikembangkan

faktakalimantan.co.id - BUNTOK - Berdasarkan hasil indetifikasi potensi dari Dirjen identifikasi potensi transmigrasi Kementerian Desa, Pembanguna

Pj Bupati Barsel Akui Bahwa TMMD Terbukti Sangat Membantu Pemkab
Curah Hujan Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada
Tim Gabungan Laksanakan Sidak Pasar di Kota Buntok

FOTO : Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Barsel, Agus In’yulius, ST, MT.

faktakalimantan.co.id – BUNTOK – Berdasarkan hasil indetifikasi potensi dari Dirjen identifikasi potensi transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes dan PDTT) RI, Kabupaten Barito Selatan memiliki potensi untuk mengembangkan kembali eks transmigrasinya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Barsel, Agus In’yulius, ST, MT menuturkan, dukungan pengembangan kawasan transmigrasi oleh Dirjen identifikasi potensi Kemendes dan PDTT tersebut, hanya untuk dua Kabupaten saja di seluruh Indonesia, yakni Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan dan Barsel, Provinsi Kalimantan Tengah.

Untuk itu, pihaknya kini akan segera menyerahkan proposal usulan kepada Pemerintah Pusat, untuk pengembangan kawasan transmigrasi Dadahup, Kecamatan Dusun Hilir dan Danau Jutuh, Kecamatan Dusun Selatan.

“Saat ini kita tengah membuat usulan pengembangan dua transmigrasi, Danau Jutuh dan Dadahup,” katanya, Selasa (13/8/2019).

Pengembangan tersebut nantinya, dikatakan Agus lagi, merupakan upaya pemerintah untuk menghidupkan kembali kawasan transmigrasi yang memiliki potensi hasil pertanian unggulan yang ada di Barsel.

“Dengan pengembangan kembali kawasan ini, diharapkan agar nantinya hasil produk unggulan dari dua transmigrasi tersebut, bisa dipasok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Barsel. Jangan seperti selama ini, dari Dadahup karena aksesnya susah menuju Barsel malah pasokan sayur mayur mereka disalurkan kedaerah Kapuas,” tukasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Agus, pengembangan yang dimaksudkan adalah berupa pembangunan kembali sarana-sarana penunjang transmigrasi, seperti jalan akses, serta infrastruktur pendukung lainnya.

“Kita akan bangun semua sarana dan prasarana serta prioritaskan untuk menghidupkan kembali dua wilayah tersebut,” pungkasnya. (Petu)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!