Agenda Rutin, 40 Anggota Dewan Cek Kesehatan

  faktakalimantan.co.id - SAMPIT - Sebanyak 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KabupatenKotawaringin Timur (Kotim) melakukan

Berharap Banjir Segera Ditangani Pemkab Kotim
Tunggu SK Gubernur Unsur Pimpinan DPRD Kotim Depinitif Akan Dilantik
Pelayanan Dasar Penting Bagi Masyarakat Miskin

CEK KESEHATAN: Anggota DPRD Kotim saa tkegiatan cek kesehatan.

 

faktakalimantan.co.id – SAMPIT – Sebanyak 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KabupatenKotawaringin Timur (Kotim) melakukan kegiatan rutin, yakni pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Jakarta.

Wakil Ketua DPRD Kotim, Supriadi mengatakan, agenda itu memang wajib dilaksanakan di Jakarta sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Dimana semua anggota DPRD Kotim wajib melakukan cek seluruh kesehatannya, dan itumemang program dewan.

Adapun dengan dipilihnya Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat, karena memang rujukan dari peraturan pemerintah dan peraturan daerah.

“Jadi kalau RSUD di Sampit tidak masuk kategori yang diamanatkan dalam ketentuan itu, RSPAD merupakan sebuah rumah sakit tipe A yang terletak di Jakarta Pusat,” ujarnya, Kamis (20/6/2019).

Politisi Partai Golkar ini menyebutkan, saat medical check up tidak hanya riwayat kesehatan yang dicek, namun juga dilakukan tes urine terhadap para anggota dewan.

Ada 4 item kriteria pemeriksaan utama, yaitu status kesehatan yang diindikasikan berada dalam standar normal atau status kesehatan yang diindikasi dari keadaan normal menjadi lebih tinggi atau lebih rendah.

Kesehatan yang diindikasikan lebih tinggiatau lebih rendah dari normal, setelah intervensi menjadi normal status kesehatan yang diindikasikan tidak mengalami perubahan, berada lebih tinggi atau kurang dari standar normalnya.

Disamping memberikan gambaran status kesehatan individu, juga dapat memberikan gambaran status kesehatan secara kelompok anggota dewan. Pengecekan itu mulai dari cek jantung dan laboratorium yang mencakup tes urine. Sementara untuk hasilnya belum diketahui.

Ditambahkannya, pemeriksaan kesehatan itu amanat dari PeratuanPemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang hak keuangan dana dministratif anggota DPRD dan peraturan daerah.

Setiap anggota DPRD mendapatkan fasilitas tersebut secara rutin setiap tahun selain hak keuangan dan protokoler yang sudah diatur. Rumah sakit menyiapkan tim dokter yang terdiri dari spesialis berbagai penyakit untuk memeriksa para wakil rakyat itu. (sog)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!