Hasil Musrenbang dan Reses Diharapkan Sinergi

faktakalimantan.co.id - KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan mulai melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingk

Berharap Mahasiswa KKN Berikan Solusi
DPRD Katingan Dukung Lomba Tarik Truk Militer
Waket I DPRD Katingan Sebut Kualitas Jalan Di Katingan Perlu Dilakukan Peningkatan

HARUS SINERGI : Anggota DPRD Katingan Muhammad Efendi S.Hut berharap agar hasil Musrenbang bisa sinergi dengan hasil reses dewan.

faktakalimantan.co.id – KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan mulai melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Tahun 2019. Meskipun tidak dilibatkan secara langsung, Anggota DPRD Katingan Muhammad Efendi S.Hut berharap agar hasil Musrenbang bisa sinergi dengan hasil reses yang telah dilaksanakan pihak dewan.

“Hasil Musrenbang ini, hendaknya dapat mengakomodir sejumlah usulan masyarakat yang benar-benar prioritas. Selain itu, harus sinergi dengan hasil reses yang dilakukan oleh DPRD di masing-masing daerah pemilihan (dapil),” katan anggota dewan yang akrab disapa Fendi tersebut, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, disamping untuk mengindari adanya ketimpangan dalam pembangunan di masing-masing wilayah kecamatan, juga agar bangunan yang diusulkan tersebut tidak terkesan mubazir. Sehingga, benar-benar bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Pada saat menyusun anggaran nantinya, diharapkan tidak ada saling coret mencoret. Sperti yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu,” sebut Politisi Partai Demokrat ini.

Dia mengatakan, jika selama ini usulan-usulan yang masuk dalam program dan kegiatan lebih banyak dari hasil Musrenbang dibanding  reses. Untuk itu, Fendi meminta pemerintah daerah tidak menyalahkan konstituent di masing-masing kecamatan atau desa bila ada yang membuat proposal permohonan kepada Dinas atau Badan untuk membuat program baru.

“Tidak menutup kemungkinan nantinya, ada dalam APBD mendahului perubah,” katanya.

Terakit tiga tufoksi anggota DPRD, selama ini menurutnya saat reses, yang lebih menonjol hanya kontrol atau pengawasan saja. Sementara untuk mengakomodir aspirasi, meskipun sering dilakukan namun saat pembahasan bersama pihak eksekutif, tidak banyak diakomodir oleh Pemkab.

“Sehingga banyak konstituent di masing-masing dapil, menanyakan usulannya kembali kepada  DPRD,” imbuh Fendi.

Agar tiga tufoksi ini bisa berjalan baik dan selaras, anggota dewan asal dapil Katingan III ini berharap ke depannya bisa membuat program yang sama. Misalnya, pihak eksekutif membuat program air bersih. Sementara usulan dari hasil reses, juga membuat program air bersih. “Dengan demikian, tidak ada lagi istilah coret mencoret program yang akan diusulkan,” pungkasnya. (sog)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!