PAD Menurun, DPRD Dorong Optimalisasi BUMD Kalteng

Faktakalimantan.co.id, Palangka Raya - DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menyoroti kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) y

Akibat Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Kalteng Lesu
Langkah Strategis Antisipasi Lonjakan Covid-19
DPRD Kalteng Turun Langsung, Warga Apresiasi Kehadiran Purdiono

Anggota DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw.

Faktakalimantan.co.id, Palangka Raya – DPRD (Kalteng) menyoroti kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai belum optimal dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam situasi penurunan APBD 2026 akibat pemangkasan dana transfer oleh pemerintah pusat, hanya Bank Kalteng yang disebut menunjukkan kinerja signifikan.

Anggota DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw, menilai pemerintah provinsi perlu segera mengevaluasi kinerja BUMD seperti PT Jamkrida Kalteng dan PT Banama Tingang Makmur, agar tidak menjadi beban fiskal.

“Dalam kacamata Fraksi Partai Demokrat, yang berprestasi dalam hal PAD sejauh ini hanya Bank Kalteng,” ujar Hero di , belum lama ini.

Ia mengatakan, sejumlah BUMD yang selama ini menjadi sumber PAD perlu dipacu agar lebih produktif.

“Kami memberi perhatian dan saran kepada pemerintah provinsi untuk bisa memacu dan menggali lagi potensi PAD dari BUMD yang ada. Sekaligus melakukan evaluasi agar kinerjanya bisa lebih ditingkatkan,” katanya.

Hero menambahkan, ke depan DPRD bersama pemerintah provinsi akan membahas peluang baru untuk memperluas sumber pendapatan daerah, salah satunya dari sektor perkebunan.

“Sebagai contoh, Kalteng ini daerah penghasil minyak sawit mentah (CPO). Kalau memungkinkan, pemerintah provinsi dan kabupaten yang punya potensi itu juga bisa memiliki kebun yang dikelola oleh BUMD,” ucapnya.

Ia menegaskan, pengelolaan tersebut harus tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Seperti apa polanya nanti bisa kita cari jalan keluarnya, tapi tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan,” ujar Hero. (RN)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!