Sesalkan Tutupnya Posko Pantau COVID-19 Barsel

faktakalimantan.co.id - BUNTOK - Ditutupnya posko - posko pantau Satgas gugus tugas Penanganan virus Corona (COVID-19) oleh Pemerintah Daerah Kabu

Ketua Komisi I DPRD Barsel Imbau Perusahaan Swasta Peduli Masyarakat Terdampak Banjir
Ketua KPU Barsel, Ada Berkas Calon Bapaslon Eddy – Tanto yang Harus Diperbaiki
Bupati : Dugaan Pencemaran Limbah PT. MUTU Telah Disampaikan Ke DLH Provinsi Kalteng

FOTO : Ketua DPRD Barito Selatan, HM. Farid Yusran.

faktakalimantan.co.id – BUNTOK – Ditutupnya posko – posko pantau Satgas gugus tugas Penanganan virus Corona (COVID-19) oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan, sangat disayangkan Ketua DPRD setempat.

Dikatakan oleh Ketua DPRD Barsel Ir. HM. Farid Yusran, sudah menjadi kewajiban bersama mencegah penularan atau transmisi Covid-19 bagi warga Barsel, dari orang-orang yang datang dari zona merah, yakni seperti Palangka Raya, Barito Timur, Tanjung Tabalong, Banjarmasin, Jawa dan lainnya.

Untuk itu, menurut dia seharusnya anggaran tidak boleh jadi alasan untuk menutup posko pantau.

“Persoalan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk tidak membuat posko itu, sudah kewajiban pemerintah daerah untuk menjaga warganya dari berbagai macam wabah penyakit,” tukasnya, kepada awak media, Kamis (9/4/2020).

Ditegaskan oleh Ketua DPC PDIP Barsel itu, Pemkab Barsel melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 seharusnya memperpanjang dan memperketat Posko Pantau.

Guna melaksanakan perpanjangan tersebut, ia menyarankan agar pemkab mencarikan opsi lain terkait pendanaan.

“Seharusnya posko pantau jalan terus, untuk dana kan bisa dengan dana talangan dulu,” tandasnya menyarankan.(petu)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!