Beranda›Hukum & Kriminal
Hukum & Kriminal

Misteri Jenazah Pria di Kebun Sawit Katingan, Identitas Belum Terungkap

Tim INAFIS Polres Katingan mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit di Desa Batu Badinding, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Misteri penemuan jenazah seorang pria di perkebunan kelapa sawit milik warga di Desa Batu Badinding, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, belum terungkap. Hingga Sabtu, (24/10/2026), identitas korban maupun penyebab kematiannya belum diketahui secara pasti.

Temuan ini menyisakan sejumlah pertanyaan. Kondisi jenazah telah membusuk ketika ditemukan, sementara pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan adanya luka pada lengan kanan yang menyerupai goresan benda tajam. Namun, polisi belum memastikan apakah luka tersebut berkaitan dengan penyebab kematian atau menunjukkan adanya tindak pidana.

Kasat Reskrim Polres Katingan, AKP Jhon Digul Manra mengatakan, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, terdapat luka pada lengan kanan korban yang menyerupai goresan benda tajam. Namun, kami belum dapat memastikan penyebab kematian maupun ada tidaknya unsur tindak pidana dalam kejadian ini,” kata Digul.

Ditemukan di kebun sawit, jenazah telah membusuk

Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh perangkat Desa Batu Badinding bernama, Sumida. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Peristiwa penemuan diketahui terjadi pada Minggu (19/10/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban telah membusuk sehingga identitas dan perkiraan usianya belum dapat diketahui.

Tim Identifikasi atau INAFIS Polres Katingan bersama personel Polsek Katingan Tengah kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengevakuasi jenazah.

“Korban selanjutnya dibawa ke RS Pratama Tumbang Samba untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut serta visum et repertum,” terang Digul.

Dalam proses pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah barang di sekitar dan pada tubuh korban. Barang-barang tersebut meliputi dua sandal berwarna merah dan hitam, sebuah topi merah muda, uang tunai Rp29.000, satu batang rokok, serta sebuah kunci rumah.

Temuan luka yang menyerupai goresan benda tajam menjadi salah satu aspek yang perlu dijelaskan melalui pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian. Luka tersebut merupakan temuan awal di lokasi, bukan bukti yang dengan sendirinya memastikan terjadinya pembunuhan atau tindak pidana lain. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan serta pemerintah desa untuk mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya.

Polisi meminta warga melapor jika kehilangan anggota keluarga

Polres Katingan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk menyampaikan informasi kepada pihak berwenang. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi jenazah.

Di tengah belum terungkapnya identitas korban, penemuan ini bukan hanya menyisakan pertanyaan tentang bagaimana seorang pria meninggal di area perkebunan, tetapi juga tentang siapa dirinya dan keluarga mana yang mungkin sedang mencarinya.

Jawaban atas misteri tersebut tetap bergantung pada hasil pemeriksaan, keterangan saksi, dan bukti yang dapat diverifikasi. Sampai ada penjelasan resmi lebih lanjut, penyebab kematian tidak dapat dipastikan dan dugaan tindak pidana tidak boleh dianggap sebagai kesimpulan.

Berita Terkait