Pengguna jalan yang melintasi Jembatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, perlu menyesuaikan jadwal perjalanan. Jembatan tersebut akan ditutup sementara bagi kendaraan roda empat atau lebih mulai Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 22.00 WIB hingga Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00 WIB.
Penutupan selama sembilan jam itu dilakukan untuk melanjutkan pekerjaan pengecoran lantai jembatan pada segmen berikutnya. Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan roda dua tetap diperbolehkan melintas.
Perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II, Ahmad Heriadi, menjelaskan bahwa penutupan diperlukan agar pekerjaan pengecoran berjalan lancar dan aman.
“Untuk kendaraan roda dua masih tetap diperbolehkan melintas,” terang Heriadi pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas, Heni Mariati, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat pembatasan lalu lintas.
“Pengguna jalan diharapkan memperhatikan jadwal penutupan dan menyesuaikan waktu perjalanan agar tidak terhambat,” imbaunya.
Untuk keadaan darurat, seperti ambulans yang membawa pasien dan mobil pemadam kebakaran yang sedang bertugas, pengemudi diminta berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk mendapatkan arahan sesuai prosedur keselamatan.
Pekerjaan di Jembatan Pulau Petak merupakan bagian dari pemeliharaan infrastruktur yang dilakukan BPJN Kalteng untuk menjaga kondisi dan keandalan jembatan. Dalam informasi Kementerian Pekerjaan Umum, pemeliharaan Jembatan Pulau Petak dan Jembatan Pulau Telo dikerjakan dalam satu paket dengan nilai kontrak sekitar Rp3,16 miliar dan target penyelesaian 31 Desember 2026.
Jembatan Pulau Petak memiliki peran penting dalam konektivitas kawasan Pulang Pisau, Kuala Kapuas, hingga perbatasan Kalimantan Selatan. Karena itu, pengaturan lalu lintas selama pekerjaan perlu diperhatikan oleh masyarakat, terutama pengemudi mobil dan angkutan barang yang melintas pada malam hari.
Pengguna kendaraan roda empat atau lebih sebaiknya menghindari waktu penutupan dengan mengatur ulang keberangkatan. Informasi mengenai rute alternatif khusus tidak tercantum dalam pengumuman yang diperiksa, sehingga pengguna jalan perlu mengikuti informasi terbaru serta arahan petugas di sekitar lokasi pekerjaan.(fit/*)







