Penguatan budaya baca di Kalimantan Tengah mulai diarahkan lebih dekat dengan lingkungan pendidikan tinggi. Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah bersama Poltekkes Kemenkes Palangka Raya memperkuat kerja sama untuk memperluas layanan perpustakaan, kegiatan literasi dan pengembangan budaya baca.
Kerja sama yang ditandatangani pada 22 September 2026 itu mencakup kegiatan literasi, pelatihan inklusi sosial, lomba literasi, penyediaan buku dan bahan pustaka, pengembangan sumber daya manusia pengelola perpustakaan serta pemanfaatan bersama sumber informasi.
Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, Agus Wijanarka, mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama.
“Kami berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata,” kata Agus. Selasa (29/9/2026).
Perpustakaan, menurut Agus, memiliki fungsi penting sebagai sumber informasi dan pengetahuan bagi mahasiswa serta sivitas akademika. Karena itu, penguatan koleksi, layanan dan kapasitas pengelola menjadi bagian dari kerja sama yang disiapkan.
Di sisi lain, data Dispursip Kalteng menunjukkan kunjungan ke Perpustakaan Daerah Provinsi Kalteng sepanjang Januari–Mei 2026 mencapai 11.762 orang, naik 178,65 persen dibanding periode yang sama pada 2025 yang mencatat 4.221 kunjungan.
Kepala Dispursip Kalteng Adiah Chandra Sari menyebut kenaikan itu menunjukkan perpustakaan semakin digunakan masyarakat.
“Kehadiran perpustakaan semakin relevan dan diterima oleh masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Adiah.
Ia menjelaskan, tantangannya sekarang bukan sekadar menambah koleksi, tetapi memastikan masyarakat memperoleh akses dan kegiatan literasi yang relevan dengan kebutuhan mereka.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi memberi ruang agar perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi ruang belajar,” jelasnya.
Arah kerja sama tersebut memperlihatkan bahwa penguatan literasi mulai ditempatkan sebagai ekosistem. Perpustakaan, sekolah, perguruan tinggi, komunitas dan masyarakat saling terhubung.(fit/*)









