Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan kawasan Taman Nasional Tanjung Puting telah menjatuhkan sekitar 574.000 liter air hingga Sabtu, 10 Oktober 2026. Operasi water bombing melalui udara tersebut digunakan untuk membantu petugas darat menangani titik-titik kebakaran, terutama di lokasi yang sulit dijangkau.
Personel dan helikopter pemadam masih menghadapi kendala jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut menentukan apakah penerbangan dapat dilakukan dengan aman. Ketika jarak pandang tidak memenuhi persyaratan operasional, helikopter tidak dapat dipaksakan terbang untuk menjatuhkan air.
PIC BNPB dalam penanganan karhutla Kalimantan Tengah, M. Robbi Amri menjelaskan, Hingga 10 Oktober, sekitar 574.000 liter air telah dijatuhkan untuk membantu penanganan karhutla di Kotawaringin Barat dan kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
“Pelaksanaan water bombing tetap bergantung pada kondisi jarak pandang dan keselamatan penerbangan. Kesempatan terbang hanya dapat dimanfaatkan ketika kondisi memungkinkan,” terang Robbi.
Angka 574.000 liter menggambarkan volume air yang telah digunakan dalam operasi. Untuk menilai hasil penanganan secara menyeluruh, angka tersebut perlu dibaca bersama perkembangan kebakaran di lapangan, termasuk perubahan jumlah titik api, luas area terdampak, serta kondisi lokasi yang sebelumnya telah disiram.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Barat, Samuel mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi antara tim udara dan tim darat karena pemadaman harus disesuaikan dengan kondisi serta akses menuju lokasi kebakaran.
“Evaluasi operasi perlu melihat kondisi kebakaran setelah pemadaman, termasuk apakah api kembali muncul di lokasi yang sama,” sebutnya.
Selain water bombing, Operasi Modifikasi Cuaca disiapkan sebagai upaya pendukung untuk meningkatkan peluang turunnya hujan. Pelaksanaannya bergantung pada keberadaan awan potensial yang dapat mendukung penyemaian.
Operasi udara, pemadaman darat, dan modifikasi cuaca merupakan langkah penanganan yang berbeda. Volume air yang telah dijatuhkan menjadi salah satu ukuran kegiatan, tetapi bukan satu-satunya dasar untuk menyimpulkan bahwa kebakaran telah terkendali.(fit/*)






