DPRD Kota Palangka Raya
Beranda / DPRD Kota Palangka Raya / Masyarakat Berperan Cegah DBD

Masyarakat Berperan Cegah DBD

Foto: Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim

faktakalimantan.co.id/ – Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menegaskan, pentingnya peran aktif masyarakat melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya di wilayah rawan seperti kawasan Mendawai, Palangka Raya,” katanya, Kamis (5/2/2026).

Hal tersebut disampaikan Arif menanggapi langkah cepat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya bersama UPTD Puskesmas Bukit Hindu yang melakukan fogging, sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait kasus DBD.

Menurutnya, fogging memang penting sebagai upaya pengendalian, namun tidak akan efektif jika tidak dibarengi kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

FBIM 2026 Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya Daerah

“Kami mengapresiasi gerak cepat Dinkes dan puskesmas. Namun perlu diingat, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, yang paling penting adalah pemberantasan sarang nyamuk secara berkelanjutan,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebut, kawasan Mendawai merupakan wilayah dengan tingkat risiko DBD yang cukup tinggi. Terutama karena masih ditemukannya tumpukan sampah dan barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti.

“Peran masyarakat sangat krusial. Kalau lingkungan masih kotor, banyak genangan air di barang bekas atau sampah, maka siklus DBD akan terus berulang meskipun dilakukan fogging,” tegas Arif.

Untuk itu ia mengimbau masyarakat agar konsisten menerapkan PSN melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras dan menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang bekas.

Selain itu, langkah tambahan seperti penggunaan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, dan gotong royong membersihkan lingkungan juga dinilai penting.

DPRD Dorong Pengembangan Kota Berkelanjutan

“Ini harus menjadi gerakan bersama. Jangan hanya mengandalkan pemerintah. Jika masyarakat aktif menjaga lingkungan, maka angka kasus DBD bisa ditekan,” tandasnya. (*/Pem)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *