Beranda›Barito Utara
Barito Utara

Jembatan Lemo Barito Utara Terus Dibangun, Pengawasan Kualitas Diperketat

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan meninjau progres pembangunan Jembatan Lemo.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperketat pengawasan pembangunan Jembatan Lemo yang dinilai penting bagi mobilitas warga dan distribusi logistik. Bupati Barito Utara Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan dan jajaran teknis meninjau progres pekerjaan.

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung capaian fisik proyek sekaligus memastikan pekerjaan berjalan sesuai Rencana Anggaran Biaya, spesifikasi teknis, dan target waktu yang telah ditetapkan.

Bupati juga berdialog dengan kontraktor dan pengawas lapangan untuk mengetahui perkembangan pekerjaan serta kendala teknis yang masih muncul.  Dalam pengarahan di lokasi, Shalahuddin meminta percepatan pekerjaan tidak mengorbankan mutu dan keselamatan konstruksi.

“Untuk perangkat daerah terkait, khususnya Dinas PUPR, untuk terus melakukan pengawasan ketat serta berkoordinasi intensif guna mengantisipasi kendala teknis di lapangan,” ungkap Bupati Shalahuddin usai meninjau lokasi proyek. Minggu (4/10/2026).

Ia mengingatkan bahwa keberadaan Jembatan Lemo berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat.

“Jembatan Lemo merupakan urat nadi vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik, sehingga penyelesaiannya sangat dinantikan oleh masyarakat Barito Utara,” ungkapnya.

Saat ini, jelas Bupati, percepatan pembangunan harus tetap berjalan bersama pengawasan kualitas agar jembatan yang selesai benar-benar aman digunakan masyarakat.

“Kami meminta kontraktor mengoptimalkan waktu kerja tanpa mengabaikan spesifikasi teknis dan standar keselamatan,” terangnya.

Dari sisi teknis, Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara menjadi pihak yang bertanggung jawab memastikan pekerjaan Jembatan Lemo berjalan sesuai ketentuan teknis dan target yang ditetapkan pemerintah daerah.

“Pengawasan akan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan agar material, metode pelaksanaan, dan hasil konstruksi tetap sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan,” ungkap Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, Rody.

Pengawasan tersebut mencakup pemeriksaan terhadap pekerjaan di lapangan sekaligus antisipasi terhadap kendala yang berpotensi memengaruhi penyelesaian proyek.

“Setiap kendala teknis yang ditemukan di lapangan akan segera dikoordinasikan agar tidak mengganggu target penyelesaian pembangunan Jembatan Lemo,” pinta Rody.(din/*)

Berita Terkait