Akses Jalan Darat di Kalteng Masih Minim

PALANGKA RAYA, FaktaKalimantan.co.id – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Henry M Yoseph, mengharapkan kegiatan pembangunan infr

WPR Perlu Segera Ditetapkan
Samakan Prersepsi, Pansus Raperda RTRWP Kalteng 2023-2043 Gelar Rapat Perdana
Sukseskan Program Pembangunan Dewan Minta Pemda Jalin Koordinasi

FOTO: Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Henry M Yoseph

PALANGKA RAYA, FaktaKalimantan.co.id – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Henry M Yoseph, mengharapkan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan bisa lebih merata di wilayah pelosok guna meningkatkan konektivitas antar daerah.

Dirinya mengakui masih banyak daerah di pelosok provinsi ini yang belum atau bahkan tidak memiliki akses jalan darat yang memadai. Bahkan jika ada sekalipun, kondisinya bisa dikatakan memprihatinkan karena mengalami kerusakan yang juga menghambat akses kegiatan masyarakat setempat.

“Maka dari itu, pemerintah perlu membangun akses darat ke pelosok harus benar-benar bisa menjadi fokus pemerintah di provinsi ini, sehingga kedepan tidak ada lagi yang terisolasi,” katanya, Jumat (01/03/2024).

Daerah yang belum memiliki akses jalan memadai tentu menimbulkan dampak yang luas. Tidak ada dilihat dari sisi keterisolasian saja, akan tetapi dampak lainnya membuat masyarakat setempat tertinggal dari segi pembangunan manusia, ekonomi, sosial, dan lain sebagainya.

“Ini yang sebenarnya tidak kita harapkan, jadi pemerintah harus fokus karena pemerataan pembangunan ini menjadi pekerjaan rumah yang menuntut pemerintah,” kata dia lagi.

Politikus Partai Demokrat ini juga mengharapkan, agar dalam pembangunan pembangunan infrastuktur ini bisa menyentuh seluruh wilayah di Kalteng supaya tidak ada ketimpangan antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Lanjutnya, memang dengan keterbatasan anggaran perlu waktu yang cukup lama untuk memenuhi itu semua, namun dengan adanya skala prioritas dengan memerhatikan daerah pelosok maka kegiatan pembangunan infrastruktur jalan bisa lebih cepat.

“Sekian tahun Indonesia merdeka tapi masih ada wilayah tertinggal, harus ada sinergitas dalam memerhatikannya. Pembangunan harus fokus untuk setiap wilayah,” tandas Henry. (mr/yd)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!