ABK Kapal Pencari Cumi-cumi Tenggelam di Perairan Seruyan

PALANGKA RAYA - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dari KM Kapal Sinar Samudra 3 terjatuh ke laut perairan Seruyan, Kalteng.   Korban yang t

Dukung Sistem Pemilu Terbuka
Pencapaian Target PAD Rendah
Dewan Ingatkan Pemdes Agar Tidak Merubah Program BLT DD

PENCARIAN: Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di perairan Seruyan, Minggu (25/3/2024). (FOTO: Basarnas Palangka Raya).

PALANGKA RAYA – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dari KM Kapal Sinar Samudra 3 terjatuh ke laut perairan Seruyan, Kalteng.

 

Korban yang terjatuh, diketahui bernama Nurul Anwar (31), pria warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Peristiwa jatuhnya korban, terjadi pada Jumat (23/2/2024) dari kapal yang merupakan nelayan penangkap cumi-cumi. Kapal berlayar dari Muara Baru Jakarta tujuan Perairan Seruyan untuk menangkap cumi-cumi.

 

Pencarian terhadap korban yang jatuh di perairan Seruyan masih terus dilakukan oleh Tim dari Basarnas Palangka Raya bersama tim SAR gabungan hingga Minggu (25/2/2024). Pada hari kedua, pencarian yang dilakukan masih belum menemukan hasil, dan untuk korban belum juga berhasil ditemukan.

 

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya mendapat informasi dari Ferry selalu Anggota Satpolair setempat terkait peristiwa ABK yang tenggelam. Berdasarkan keterangan Nahkoda kapal KM Samudra 3, Darminto mengatakan bahwa salah satu ABK terjatuh ke laut setelah terpeleset pada jum’at (23/02/2024) malam Pukul 23.05 WIB. Korban turun dari dek untuk buang air dan korban terpeleset kemudian jatuh ke laut.

 

Korban sempat meminta tolong dan menjulurkan tangan, saksi kejadian pada saat itu sempat melemparkan tali, namun korban tidak dapat menjangkau tali tersebut lalu tenggelam.

 

Mendapat laporan tersebut, pada sabtu (24/02/2024) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA. Alit Supartana memberangkatkan satu SRU (search and rescue unit) dari Pos SAR Sampit untuk melakukan pencarian.

 

“Setelah berkoordinasi dengan instansi terkait dan nahkoda kapal, satu tim kami berangkatkan untuk lakukan pencarian dengan menggunakan RIB 01 Palangka Raya.” ungkap Alit dalam rilis tertulisnya kepada media.

 

Unsur SAR yang terlibat dalam penarian antara lain Tim Rescue Pos SAR Sampit, TNI AL, Ditpolair Polda, Satpolair Seruyan, BPBD Seruyan dan nelayan. (rls/bud)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!