Waspadai Kejahatan Penipuan Online

PALANGKA RAYA -Penipuan online masih marak terjadi. Bisa dibilang sangat meresahkan. Siapa saja bisa menjadi korban, karena di era digital ini ham

Secara Virtual, FPK dan FBM Ikuti Upacara Harlah Pancasila
UMKM Perlu Penguatan Modal
PTSP Ujung Tobak Pelayanan Prima

Foto : Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita

PALANGKA RAYA -Penipuan online masih marak terjadi. Bisa dibilang sangat meresahkan. Siapa saja bisa menjadi korban, karena di era digital ini hampir seluruh manusia menggunakan teknologi.

“Seiring kemajuan teknologi saat ini memang semakin banyak terjadi kejahatan di dunia maya. Biasanya penjahat siber ini mencari celah dan membuat lengah target mereka,” ungkap Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita, Selasa (5/12/2023) di Palangka Raya.

Kuncinya lanjut dia, berpulang pada kewaspadaan masyarakat. Terutama bagaimana untuk lebih jeli dalam menanggapi tawaran barang maupun jasa melalui online.

“Banyak modus penipuan online sekarang ini. Seperti melalui pesan whatsApp dimana penjahatnya mengirim file dalam format aplikasi. Bahkan ada yang melalui undangan pernikahan atau kurir paket, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Tidak hanya itu lanjut Ruselita, modus penipuan yang dilakukan bahkan semakin kreatif. Seperti penipuan melalui pesan singkat SMS, WA, email, telepon dari orang tak dikenal, hingga meminta kode One Time Password (OTP) untuk transaksi aplikasi keuangan online.

Sejatinya lanjut srikandi DPRD Palangka Raya dari Partai Perindo ini mengatakan, penipuan konsumen bukan lagi menjadi hal baru yang terjadi di kalangan masyarakat. Bentuknya pun dari yang kecil sampai besar.

“Seiring kemajuan teknologi saat ini, maka berbagai modus dan pola penipuan tidak terelakkan lagi. Jadi semakin seringnya terjadi penipuan online, maka sudah seharusnya masyarakat lebih hati-hati dan waspada,”ujarnya.

Intinya lanjut Ruselita mengingatkan, masyarakat jangan gampang  membuka file atau link yg dikirim melewati whatsApp atau email. Harus dikroscek terlebih dahulu, siapa pengirimnya. Apalagi dari orang yang tidak dikenal.

“Masyarakan harus semakin cerdas dalam mengunakan media sosial atau dunia maya. Jangan gampang percaya dan tergoda ketika ada tawaran barang maupun jasa melalui online,”tandasnya.(Red/sg/fs/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!