Para Guru PAUD Dituntut Lebih Kreatif dan Inovatif

  SAMPIT – Digitalisasi merupakan proses penting di era modern saat ini, hal itu menjadi tantangan bersama tenaga pendidik yang dituntut lebih lrea

Merasa Dirugikan Saat Pemadaman Listrik Bisa Lakukan Gugatan Class Action
Kadis Pertanian Kotim Kini Dipimpin Seorang Plt
Tiga Kasus Dugaan Pembunuhan Belum Terungkap di Kotim

FOTO : Bunda PAUD Kotim, Khariyah.

 

SAMPIT – Digitalisasi merupakan proses penting di era modern saat ini, hal itu menjadi tantangan bersama tenaga pendidik yang dituntut lebih lreatif dan inovatif, terutama pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) maupun Kanak-Kanak atau sederajat, bagaimana mampu mengimbangi teknologi yang saat ini semakin canggih.

“Sekarang kita harus mampu beradaptasi di era digitalisasi ini, canggih-canggih semua. Namun saya juga yakin sekarang anak-anak PAUD maupun TK dan RA bisa menyesuaikan, ini semua berkat bunda-bunda pengajarnya yang luar biasa. Saya selalu menekankan harus berkompetisi dan berkarekter, harus bisa menyesuaikan di era digitalisasi ini,” kata Bunda Paud Kotim Khariyah, Kamis 26 Oktober 2023.

Diakui Khariyah, kendala yang dihadapi saat ini untuk tenaga guru PAUD maupun TK karena sebagian besar mereka merupakan guru honor yang juga butuh diperhatikan kesejahteraannya oleh Pemerintah.

“Kesulitan kita untuk guru TK dan PAUD itu jujur saja di ekonomi, karena mereka honor semua, dan ini menjadi sorotan saya bagaimana berupaya meningkatkan kesejahteraan mereka,” ungkap Khariyah.

Agar kesejahteraan para guru honor tersebut bisa diatasi, Khariyah ingin di seluruh Kecamatan di Kotim di dirikan Taman Kanak-Kanak Negeri.

“Sekarang ini cuma ada empat Kecamatan yang ada TK negeri yaitu di Mentawa Baru Ketapang, Telawang, Kota Besi dan Parenggean, bahkan Baamang yang Kecamatan di wilayah Kota saja tidak punya. Jika ada TK negeri pastinya ada peluang guru-guru honor menjadi ASN,” jelasnya

Khariyah yang juga merupakan istri dari Bupati Kotim Halikinnor ini, bertekat akan memperjuangkan bagaimana setiap Kecamatan bisa memiliki TK negeri.

“Kita optimis tahun depan diperjuangkan, karena ini sangat dibutuhkan, dari bunda PAUD dan TK sangat berperan besar membentuk anak dari nol,” tutupnya. (ag)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!