Kabut Asap, Sekolah Terdampak Diimbau Gelar BDR

Sampit  - Pelajar di Kabupaten Kotawaringin Timur khusunya Kota Sampit diintruksikan untuk melaksanakan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) atau s

Tertibkan Penjual Gas Melon di Atas HET
Terkait Vaksin, Supian Hadi Minta Warganya Tidak Percaya Hoaks
Komunitas Seminggu 1.000 Berkah Ajak Masyarakat Peduli Sesama

Sampit  – Pelajar di Kabupaten Kotawaringin Timur khusunya Kota Sampit diintruksikan untuk melaksanakan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) atau secara daring dikarenakan kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah ini.

Imbauan ini dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kotim mengingat kondisi dan situasi saat ini yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan aktivitas dan mobilitas diluar ruangan.

“Untuk sekolah-sekolah yang terdampak kami instruksikan untuk tidak tatap muka sementara ini,” jelas Plt Kepala Disdik Kotim M Irfansyah, Senin, 2 Oktober 2023.

Kualitas udara di Kotim menurut Indeks Standar Kualitas Udara (ISPU) KLHK dengan stasiun pantau di Kantor DLH setempat dinyatakan sangat berbahaya, angka ISPU berangsur-angsur naik semakin siang.

Dari pantauan Borneonews, terakhir nilai ISPU berada pada 1057 PM 10, sehingga untuk menghindari dari terpaparnya penyakit yang disebabkan oleh kabut asap maka masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Selain kabut asap tebal, bau asap menyengat hingga jarak pandang sangat minim terjadi di Kota Sampit sejak pagi tadi. Tampak pengendara di jalan raya mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu kendaraan.

Sedangkan untuk sekolah yang berada di wilayah tidak terdampak kabut asap kebakaran diperolehkan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya.

Sementara hari ini, pemerintah terkait juga menggelar evaluasi untuk status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan yang sudah ditetapkan sebelumnya. (ag)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!