Kelurahan di Palangka Raya Perlu Bentuk Unit Rescue

PALANGKA RAYA - Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya H M Hasan Busyairi, mendorong agar masing - masing kelurahan yang ada di kota setempat, bis

Simulasi PTM Terbatas Dimulai
Palangka Raya Siap Tidak Laksanakan UN 2020
Pencegahan Stunting Harus Maksimal

Foto : Tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, saat menebang pohon yang dinilai mudah tumbang dan membahayakan. Foto Ist.

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya H M Hasan Busyairi, mendorong agar masing – masing kelurahan yang ada di kota setempat, bisa membentuk unit rescue atau unit penyelamatan.

Perlunya dibentuk unit rescue atau unit penyelamatan itu kata dia bukanlah tanpa sebab, mengingat dalam kehidupan bermasyarakat saat ini banyak membutuhkan bantuan. Seperti meminta bantuan mengevakuasi hewan buas yang memasuki rumah warga, keluarga sakit, dan lain sebagainya.

“Contohnya relawan pemadam kebakaran Pandulima dan Emergency Response Palangka Raya (ERP), yang saat ini memiliki unit rescue, itu bisa dijadikan contoh,” katanya, Jumat (15/9/2023).

Sampai saat ini lanjut Hasan, unit rescue di Kota Palangka Raya sangat terbatas, hanya ada di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, ERP dan Pandulima.

Maka dari itu ujar Hasan menyarankan, sebaiknya Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) harus bisa mengembangkan skil. Tidak hanya skill dalam memadamkan kebakaran saja, tapi juga memiliki skil untuk penyelamatan (rescue) atau evakuasi.

“Terkait peningkatan skill rescue, saya rasa TSAK bisa bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau instansi teknis, untuk belajar tentang ilmu rescue,”sarannya.

Ditambahkan Hasan, bahwa masyarakat saat ini banyak mengetahui tentang penyelematan di dinas terkait. Apalagi jika ditiap kelurahan ada tim penyelamatan, maka hal itu akan sangat membantu masyarakat sekitar.(Red/Vd/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!