Halikinnor : Pelaku Pungli di Sekolah Bakal Disanksi Tegas

SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor akan menindak tegas jika ada temuan kasus pungutan liar di lingkungan sekolah. Terutama untuk sekolah

Terkait Pembentukan Pansus, Baru Fraksi PAN Sampaikan Usulan
Sekda Kotim, Minta BPBD Awasi Lahan Dan Hutan Rawan Terbakar
10 Maret 2018, KPU Kotim Kembali Lantik 504 Anggota PPS

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor akan menindak tegas jika ada temuan kasus pungutan liar di lingkungan sekolah. Terutama untuk sekolah menengah pertama dan sekolah dasar.

”Tadi saya mendapat laporan dari Plt kepala dinas Pendidikan bahwa adanya dugaan pungli ini, tapi umumnya kasus ini terjadi di sekolah menengah atas bukan SMP maupun SD,” ucap Halikin, Kamis (20/7/2023).

Menurutnya pungli tersebut rentan terjadi di SMA. Pasalnya pihaknya telah menyiapkan alokasi anggaran untuk berupaya pemerataan pendidikan sekolah bagi SMP dan SD dengan anggaran cukup besar dalam kebutuhan operasional sekolah di daerah.

”Kenapa saya sampaikan, anggaran operasional sekolah ini kita siapkan cukup besar. Baik kebutuhan pendaftaran, blangko dan segala macamnya. Sebab untuk jenjang SD hingga SLTP semua ditanggung pemerintah daerah jadi tidak ada lagi pungutan apa pun dari sekolah, semua gratis” tegasnya.

Ia pun terus mengingatkan pihak sekolah agar menjunjung tinggi integritas. Ia tidak ingin lagi ada laporan atas tindakan pungli di sekolah dalam bentuk apa pun.

”Saya titipkan pada bapak ibu guru, mari kita buat anak- anak agar sekolahnya senang, prestasinya bagus, tanpa adanya pungli,” pesannya.

Ia juga menambahkan bagi yang kurang mampu, juga ada Kartu Indonesia Pintar yang juga merupakan program pemerintah untuk membantu pendidikan

“Jika pun anak berasal dari keluarga kurang mampu, anak tersebut akan mendapat Kartu Indonesia Pintar. Sehingga tidak alasan bagi anak tak bersekolah,” pungkas Halikin. (ag)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!