Halikinnor Wujudkan Pengaspalan di Tiga Sekolah Ini

SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus berupaya memperhatikan dunia pendidikan, salah satunya buktinya dengan memperbaiki jalan kawa

Sanksi Tegas PBS Abaikan Plasma
Dilarang Gunakan Sepeda Listrik ke Sekolah
Proyek Pelebaran Jalan Ditarget Selesai Tahun 2020

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus berupaya memperhatikan dunia pendidikan, salah satunya buktinya dengan memperbaiki jalan kawasan akses sejumlah sekolah dan Lembaga Pendidikan yang berada di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang. 

Kini jalan tersebut sudah mulus. Padahal sebelumnya rusak dan kerap dikeluhkan oleh warga dan pelajar. 

Adapun jalan tersebut yakni Jalan Ki Hajar Dewantara dan Jalan Gunung Kerinci, tempat SMAN 2, SMAN 3,SMKN 1 Sampit berada.

”Tadi kita meninjau Jalan Ki Hajar Dewantara, Alhamdulillah sudah mulus. Dan saya minta masyarakat sambil mengawasi jalan ini,” ucap Halikin, Kamis (20/7/2023).

Menurutnya, jalan tersebut di samping untuk akses utama pendidikan, juga merupakan kawasan bagi para warga dalam melakukan aktivitas,misalnya seperti kendaraan pengangkut material pembangun baik gedung, rumah warga.

”Memang kita tidak mungkin membatasi kendaraan berat ya, kalau memang ada kebutuhan masyarakat misalnya membawa pasir, batu dan lainnya. Mudahan cukup kuat sehingga jalan yang kita bangun ini panjang usianya, manfaatnya pun juga panjang buat masyarakat kita,” harapnya.

Lanjutnya, pihaknya juga melakukan peninjauan Jalan Gunung Kerinci yang mana jalan tersebut masih dilakakukan proses pengaspalan oleh pihak teknis pekerja jalan tersebut.

”Kami juga meninjau Jalan Gunung Kerinci, memang belum diaspal semua. Namun berdasarkan dari keterangan tim teknis yang bekerja, insya Allah hari ini sudah selesai semua. ini mungkin berkat kecanggihan teknologi dalam pengaspalan dalam 1 hari sudah bisa selesai, tidak seperti dulu yang memakan waktu berminggu- minggu hanya untuk panjang 1 kilometer,” terangnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat pada umumnya dan juga pelajar pada khususnya jalan yang sudah dibangun tersebut jangan disalahgunakan.

”Jngan hanya karena jalannya mulus digunakan untuk ngebut- ngebutan akhirnya nanti membahayakan. Biasanya begitu jalan mulus angka kecelakaan cukup tinggi juga. Dengan jalan mulus ini anak-anak kita terutama di sinikan banyak sekolah harapannya ini akan mempermudah mereka dengan jalan yang mulus,” demikian Halikin. (ag)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!