Warga yang Menuntut Plasma Diminta Sesuai Aturan

SAMPIT - Kapolres Kotim, AKBP Sarpani menghimbau warga yang menuntut plasma kepada perusahaan sawit harus mengikuti aturan hukum yang berlaku. "Sil

Kapolda Kalteng Pimpin Sertijab Tiga Kapolres
Takut Ketahuan Suami Motor Ditarik Leasing, Seorang Wanita Sebar Hoax Ngaku Dibegal
Direktur LDW Kalteng Sampaikan Klarifikasi dan Permintaan Maaf ke Dishub Kota Palangka Raya Terkait Pernyataan Dugaan KKN Pengelolaan Parkir

SAMPIT – Kapolres Kotim, AKBP Sarpani menghimbau warga yang menuntut plasma kepada perusahaan sawit harus mengikuti aturan hukum yang berlaku.

“Silahkan saja warga menuntut haknya, sepanjang dalam tuntutannya itu tidak melanggar aturan hukum”, kata Sarpani, Rabu (2/11/2022).

Ia menyebutkan, saat ini tuntutan plasma 20 persen yang dilakukan oleh sejumlah warga di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih dalam kategori wajar.

“Kita berharap warga yang melakukan tuntutan tidak melanggar hukum, karena menuntut hak dari produk hukum harus sesuai dengan aturan hukum”, ucapnya.

Namun sebaliknya, pihak perusahaan pun juga harus melihat kondisi di lapangan, yakni aturan yang menjadi acuannya.

“Polres Kotim bersama unsur Forkopimda siap membantu memfasilitasi mediasi antara warga dan pihak perusahaan”, ungkapnya.

“Titik awalnya adalah izin dari pemerintah, seperti misalnya luasan lahan, jadi selama tuntutan berjalan dengan aman dan tidak melanggar hukum, polisi akan bertindak kooperatif”, tandas Sarpani. (Tbk/bud)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!