Vaksinisasi Di Katingan Sentuh Angka 70 Persen

KASONGAN - Hasil pencapaian data masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi di Kabupaten Katingan masih kurang ada kesamaan dengan hasil laporan

Keberadaa Tenaga Pendidikan dan Kesehatan Dinilai Penting
Anggota DPRD Sebut Dampak Banjir Banyak Gedung Sekolah dan Perumahan Guru di Katingan Rusak
Olahraga Bisa Dijadi Profesi Bagi Atlet

FOTO : Dokumen Diskominfo Katingan/KT Bupati Katingan Sakariyas, didampingi Kepala BPBD Katingan Roby, memimpin kegiatan laporan
Sikronisasi Data Secara Online (PCare) Vaksinasi Covid-19 se-Kabupaten Katingan di Aula BPKAD Katingan.

KASONGAN – Hasil pencapaian data masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi di Kabupaten Katingan masih kurang ada kesamaan dengan hasil laporan secara online.

Hal ini diketahui saat Bupati Katingan Sakariyas, didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Katingan Roby, memimpin kegiatan laporan
Sikronisasi Data Secara Online (PCare) Vaksinasi Covid-19 se-Kabupaten Katingan di Aula BPKAD Katingan, pada Kamis 13 Januari 2022.

Dari laporan Kepala BPBD Katingan, Roby, mengatakan dari hasil vaksinasi di Kabupaten Katingan menurut sistem rekapitulasi secara online pada vaksin dosis 1 baru mencapai angka 70%, tetapi menurut laporan dari seluruh Puskemas pihaknya sudah melakukan vaksinasi mencapai 73%.

” Ini dikarenakan beberapa masalah dalam penginputan data di lapangan yang diakibatkan kendala jaringan/sinyal pada saat pengiriman data ke sistem. Disamping kendala itu, juga kurangnya tenaga yang melakukan penginputan di tingkat Kecamatan dan Desa-desa,” jelas Roby.

Selain itu kendala lainnya banyak yang menerima vaksinasi yang membawa identitas yang tidak valid. Sehingga secara angka Kabupaten Katingan sangat dirugikan dalam pencapaian angka vaksinasi dikarenakan angka ini tidak masuk dalam sistem pengingputan data.

Terkait hal ini, Bupati Katingan Sakariyas, menegaskan agar data vaksinasi ini dapat segera mencapai target yang diinginkan dengan mengundang tenaga vaksinator dari Puskemas seluruh Kabupaten Katingan dan tenaga operator dari beberapa OPD terkait. Sehingga data vaksinasi yang tidak masuk aplikasi dapat segera terinput.

” Sehingga Kabupaten Katingan kemudian akan segera melaksanakan vaksin bagi anak usia 6-11 tahun,” jelasnya.

Selain dari puskesmas, beberapa OPD yang membantu tenaga operator juga dari sejumlah SOPD di antaranya Dinas Kesehatan, Diskominfo, Disdukcapil, Dinas Sosial, Satpol PP dan tenaga operator dari Polres Katingan.

(Annasrullah)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: