Tunggu Hasil Perhitungan KPU

Faktakalimantan.co.id - KUALA KURUN – Proses pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wak

Potensi Tanam Padi Sawah Dinilai Sangat Bagus
Jalan Linau – Kurun Harus Sesegera Mungkin Ditangani
Ini Lima Sekolah di Gumas Ini Lima Sekolah yang Ditargetkan Raih Adiwiyata Tingkat Nasional

PILIH : Masyarakat menggunakan hak pilih dengan datang ke TPS 09, yang berada di Jalan Nanas, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Rabu (9/12/2020).

Faktakalimantan.co.id – KUALA KURUN – Proses pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng telah selesai dilakukan. Masyarakat Kabupaten Gunung Mas (Gumas) harus bersabar menunggu hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh pihak penyelenggara pilkada.

”Kami meminta masyarakat bersabar menunggu hasil perhitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hormati proses demokrasi ini,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas Lily Rusnikasi, Rabu (9/12/2020).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengajak, seluruh pihak untuk bersama-sama percaya dengan KPU dalam melakukan perhitungan suara. Selain itu, jangan mengeluarkan pernyataan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat.

”Seluruh pihak harus berhati-hati mengeluarkan pernyataan. Jangan sampai menimbulkan keresahan dan kegelisahan di tengah masyarakat. Mereka harus menjaga suasana agar selalu aman dan kondusif,” ujarnya.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini menuturkan, pemungutan suara Pilkada Kalteng sudah selesai dilaksanakan. Dengan demikian, masyarakat di daerah ini tentu harus kembali bersatu.

”Apabila sebelumnya mungkin kita berbeda pilihan dan dukungan, itu harus ditinggalkan. Sekarang saatnya kita semua untuk kembali bersatu,” ajaknya.

Dalam pesta demokrasi, kata dia, perbedaan pilihan dan dukungan merupakan hal yang biasa terjadi dan harus disikapi dengan bijaksana. Namun semua perbedaan ini harus segera ditinggalkan. Masyarakat harus kembali bersatu untuk membangun Kabupaten Gumas.

”Jangan sampai perbedaan pilihan dan dukungan itu dibiarkan berlarut-larut, sehingga menimbulkan perpecahan. Pemungutan suara telah selesai, saatnya masyarakat kembali bersatu untuk membangun daerah ini,” tukasnya. (agg/hms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!