Antisipasi Covid-19, Tenaga Medis Perdesaan Musti Standby

faktakalimantan.co.id - SAMPIT - Pihak DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyebut jangan sampai ada desa yang tidak memiliki tenaga medis.

Masyarakat Dihimbau Tetap Waspada Beraktivitas Di Sungai Saranggas
Anggarkan Rp 60 Miliar untuk Penanganan Covid
HM.Jhon Krisli : Jangan Pilih Lagi Wakil Rakyat Yang Malas

PUSAKA : Anggota DPRD Kotim Rimbun saat memegang pusaka daerah berupa Mandau berukuran besar milik warga.

faktakalimantan.co.id – SAMPIT – Pihak DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyebut jangan sampai ada desa yang tidak memiliki tenaga medis. Karenanya, Anggota Komisi I DPRD Kotim, Rimbun, meminta agar Pemkab Kotim segera menempatkan tenaga medis di seluruh desa.

“Informasinya masih ada desa yang tidak memiliki tenaga medis. Padahal sudah lama diusulkan,” tegas Rimbun.

Diungkapkan Politisi PDIP tersebut, di tengah pandemi covid-19 saat ini, keberadaan tenaga medis sangat dibutuhkan warga. Apalagi pemerintah sudah mengeluarkan imbauan agar warga lebih banyak di rumah.

“Artinya, jika tiap desa ada tenaga medis, mereka tidak perlu datang ke puskesmas untuk berobat, kecuali penyakitnya parah,” katanya.

Tambah Rimbun, dengan adanya tenaga medis yang standbye di tempat, aktivitas warga yang sakit tidak harus keluar masuk desa. Karena ditakutkan ada warga malah berobat di desa tetangga.

“Karena tenaga medis tidak ada di kampung,  maka menjadi kendala bagi warga di desa. Jadi harus segera diisi,” tukasnya.

Disisi lain, timpalnya, penempatan tenaga medis juga mesti dibarengi juga kelengkapan sarana prasarana.

“Itu agar pelayanan kesehatan bagi warga desa bisa lebih optimal,” pungkasnya. (drm/agg)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!