Ini yang Paling Banyak Diusulkan Warga Kecamatan Timpah

  faktakalimantan.co.id – KUALA KAPUAS – Dalam Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) untuk RKP tahun anggaran 2021 tingkat Kecamatan

Jelang Harjad Kota Kuala Kapuas, Dilaksanakan Ritual Mamapas Lewu
Setelah 17 Tahun, Harapan Warga Basirih Nikmati Listrik Jadi Kenyataan
Kades Sei Asam Harapkan Usulan di Musrenbangdes 2020 Terealisasi

 

FOTO BERSAMA : Pemkab Kapuas dan Pemerintah Kecamatan Timpah serta Anggota DPRD Kabupaten Kapuas usai Musrenbang Kecamatan Timpah, Senin (17/2/2020).

faktakalimantan.co.id – KUALA KAPUAS – Dalam Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) untuk RKP tahun anggaran 2021 tingkat Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, program infrastruktur menjadi usulan terbanyak. Hal ini disampaikan Camat Timpah dalam Musrenbang di Kantor Camat Timpah, Senin (17/2/2020).

Camat Timpah Yubderi mengatakan, berdasarkan Rekapitulasi prioritas Musrenbang Kecamatan Timpah tahun 2020, bidang infrastruktur jalan dan jembatan ada 37 usulan. Sedangkan bidang pelayanan dasar 11 usulan, bidang ekonomi dan pemberdayaan 21 usulan, serta bidang administrasi pemerintahan ada sembilan usulan.

“Hari ini kita berdiskusi dan bermusyawarah, sesuai jadwal, selamat datang di Timpah, usulan-usulan dalam Musrenbang ini memerlukan sinergitas lintas sektor,” kata Camat Timpah Yubdery.

Beberapa program infrastruktur tersebut, lanjutnya, akan dilaksanakan menggunakan anggaran dana desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD). Tetapi beberapa pembangunan yang berskala besar diharapkan bisa ditangani dari APBD atau APBN.

“Yang sangat mendesak dan berdampak pada masyarakat, yakni Jembatan Sei Hiyang di desa Lawang Kamah dan Sei Rambui, serta Desa Petak Puti. Juga relokasi di Lawang Kamah dan Dusun Kanjarau Desa Petak Puti,” jelasnya.

Yubdery menambahkan, usulan-usulan dalam Musrenbang itu nantinya akan terus dikawal hingga ke Musrenbang tingkat kabupaten. Dengan harapan, khususnya usulan prioritas bisa terealisasi pada tahun 2021 nanti.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Bappeda Kabupaten Kapuas, Budi Rario menyampaikan pengantar. Dia menjelaskan terkait kebijakan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas Tahun 2021.

Terkait usulan prioritas, menurutnya tentunya program itu sangat mendasar dan mendesak, kalau tidak dilaksanakan maka berpengaruh terhadap pelayanan kemasyarakatan. Sehingga usulan yang menjadi perhatian utama adalah program prioritas.

“Contoh tadi jembatan akses masyarakat, kalau tidak dilaksanakan maka berpengaruh. Jadi prioritas utama itu mendesak dan berpengaruh,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan wartawan media ini, pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas yang hadir di antaranya Staf Ahli Setda Kapuas Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Krin Prihatin yang juga mewakili Bupati Kapuas. Kepala Dinas Tenaga Kerja Raison, Sekretaris Dukcapil Sipie S Bungai, serta beberapa pejabat SOPD lainnya.

Sementara legislatif dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah, anggota DPRD Dapil III, Berinto, Didi Hartoyo, Syarkawi, Kanedy, serta anggita dewan lintas Dapil Bardiansyah.(SS3/agg)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!