Semua Desa Diminta Bentuk Tim Siaga Bencana

faktakalimantan.co.id - KUALA KURUN - Pemerin­tah Desa di wilayah Kabupaten Gunung Mas sudah se­harusnya membentuk posko siaga bencana, karena saa

Kades dan BPD Harus Bersinergitas
Peningkatan PADesa Adanya Bumdes
Dewan Setuju Diadakannya Pasar Penyeimbang

RAPAT : Anggota DPRD Gumas Pebrianto (satu kiri) bersama kalangan dewan lainnya ikuti rapat pembahasan.

faktakalimantan.co.id – KUALA KURUN – Pemerin­tah Desa di wilayah Kabupaten Gunung Mas sudah se­harusnya membentuk posko siaga bencana, karena saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Untuk itu, pihak DPRD Kabu­paten Gunung Mas meminta dengan aparat desa harus membentuk tim bersiaga. Gunanya kedepan, bisa berkoodinasi dengan pemerintah daerah secara khusus kabupaten setempat. Sehingga bantuan tepat sasaran dan tepat guna.

“Setiap desa yang ada di wilayah kita sudah seharusnya membentuk tim siaga bencana karena hal ini bisa langsung berkoordinasi dengan aparat di kecamatan, kabupaten yang leading sektornya BPBD. Sebab bencana saat ini yaitu banjir kedepan juga pasti ada Karhutla, wajib dilakukan. Jadi tidak juga menyambut bencana lainnya sep­erti banjir,” ucap Anggota DPRD Gunung Mas, Pebrianto pada Jumat (7/9/2020).

Legislator Dapil II melipu­ti Kecamatan Rungan, Rungan Hulu, Rungan Barat, Manuhing dan Manuhing Raya. Maka dari pengalaman yang sudah dilalui perlu adanya pembentukan sebuah tim di desa agar memberikan data terlebih pelaporan. Sebagai contoh bantuan bisa terkoordinir masyarakat yang terkena dampak banjir dan lainnya.

“Kita semua mesti belajar dari pengalaman yang sudah kita dilalui. Sebab waktu lalu banyak warga kita yang terkena dampak. Untuk itu harus dilakukan tim sia­ga bencana di desa,” papar Pebri.

Kepala BPBD Gunung Mas, Champili menjelaskan, memang pihaknya sudah meren­canakan dengan instansi terkait dalam menangani siaga bencana, terutama di daerah perdesaan. Sehingga dengan dibentuknya tim semua data kebakaran hingga kebanjiran bisa diketahui.

“Pemerintah bakal memberikan surat di semua desa untuk memben­tuk tim di dalam menangani ben­cana, baik itu karhutla sampai banjir. Sebab kami dari BPBD juga terbatas personel hingga alat kami. maka kita berharap desa bisa menyambut baik,” pungkasnya. (agg/hms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!