Pekerjaan Proyek 2019, Komisi III DPRD Kapuas Ingatkan Kontraktor

faktakalimantan.co.id - KUALA KAPUAS - Usai melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) dalam daerah, Komisi III DPRD Kabupaten Kapuas mengingatkan agar

Bendi Kecewa, Fraksi Gerindra Tak Solid Pemilihan BK DPRD Kapuas
Bupati Kapuas Bantu Korban Kebakaran di Mantangai dan Pulau Petak
Keluarga DPRD Kapuas Rayakan Natal, Ketua Dewan Ajak Merajut Kebersamaan Membangun Daerah

KUNKER : Ketua Komisi III DPRD Kapuas, Rahmad Jainudin (kedua dari kiri) bersama anggota Komisi III Thosibae Limin (topi merah) saat melaksanakan Kunker dalam daerah.

faktakalimantan.co.id – KUALA KAPUAS – Usai melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) dalam daerah, Komisi III DPRD Kabupaten Kapuas mengingatkan agar sejumlah proyek tahun 2019 diselesaikan tepat waktu. Hal ini ditujukan kepada dinas terkait dan kontraktor sebagai pihak ketiga (rekanan).

Ketua Komisi III, Rahmad Jainudin mengharapkan, bahwa pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik di wilayah Kabupaten Kapuas bisa diselesaikan sesuai jadwal dan waktu kontrak kerja.

Sehingga legislator dari Partai Golkar ini mengingatkan, agar rekanan yang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu diberikan sanksi tegas. Hal itu bisa dijatuhkan oleh Dinas teknis terkait sesuai atauran yang ada.

“Harapan kita agar seluruh pekerjaan proyek di wilayah Kabupaten Kapuas yang bersumber dari anggaran pemerintah selesai tepat waktu, sesuai jadwal dalam kontrak kerja,” kata Rahmad Jainudin dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (14/12/2019).

Ditanya bagi rekanan yang tidak bisa menyelesaikan tepat waktu? Ia menegaskan agar diberikan sanksi tegas oleh dinas atau instansi pemerintah pemilik pekerjaan.

“Rekanan yang tidak mampu ditindak tegas sesuai ketentuan berlaku,” katanya.

Sebab, lanjutnya, rekanan yang sudah berani mengikuti lelang pekerjaan. Lalu menang lelang proyek, sudah mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK). Dalam SPK itu bunyinya bahwa rekanan wajib menyelesaikan pekerjaannya dengan berbagai konsekuensi.

Konsekuensi itu, sebutnya, sudah diketahui rekanan. Sehingga jika gagal menyelesikan pekerjaan sesuai kontrak kerja, maka harus siap menerima konsekuensi yang ada sesuai aturan berlaku. Apalagi, saat ini masa anggaran sudah dipenghujung tahun 2019.

“Waktu sudah sangat mepet, tetapi itu tidak bisa menjadi alasan pekerjaan tidak bisa diselesaikan,” ujarnya. (SS3)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!