Usulan Infrastruktur Dominasi Hasil Reses

PULANG PISAU - Usulan peningkatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan masih mendominasi hasil Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

GOR Tipe B Segera Dibangun
Ajak Seluruh Lapisan Perangi Narkoba
Peran LK3 Dinsos Sangat Membantu Masyarakat

RESES : Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pulpis, H Ahmad Fadli Rahman menyampaikan hasil reses kejumlah wilayah.

PULANG PISAU – Usulan peningkatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan masih mendominasi hasil Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dari Dapil I, Kecamatan Maliku dan Pandih Batu. Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pulpis dari Dapil II, H Ahmad Fadli Rahman, kemarin (7/11/2019).

“Rata-rata yang menjadi aspirasi dan diusulkan masyarakat pada saat Reses itu adalah peningkatan pembangunan infrastuktur jalan dan jembatan, baik jalan antar desa maupun jalan usaha tani,” kata H Fadli.

Dia menegaskan, sejumlah aspirasi yang diserap dari masyarakat saat reses itu, selain didominasi bidang infrastruktur jalan desa, juga pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, sega sosial budaya. “Laporan hasil reses kami ini dari aspirasi masyarakat di Dapil II yang juga masuk dalam Musrenbang desa maupun kecamatan,” ucapnya.

Legislator PDIP Pulpis ini berharap, hasil reses tersebut nantinya dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah, sehingga dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan maupun aktivitas perekonomian di daerah.

“Ini untuk kepentingan kita bersama, baik antara eksekutif dan legislatif maupun masyarakat, agar selalu bersinergi. Dari itu usulan skala prioritas ini dapat selalu diakomodir untuk direalisasikan,” harapnya.

Ia menambahkan, hasil reses di Dapil II ini diantaranya terkait infrastruktur, yakni akses jalan antar desa dan pembangunan rehab gedung sekolah yang sudah tidak layak di manfaatkan. Sehingga perlu dibangun dan ditingkatkan. “Khusus akses jalan desa ini memang ada sebagian terkendala aset. Dimana yang seharusnya jalan desa itu bisa dikerjakan melalui dana desa, tapi tadi terkendala aset,” pungkasnya. (hrs)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!