Selama Dua Tahun, Pemkab Barsel Sudah Bangun 51,62 Km Jalan

faktakalimantan.co.id - BUNTOK - Sepanjang Tahun 2017 dan 2018, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Rua

Ketua DPRD Barsel Dukung Alokasi Khusus Tangani Covid-19
Jelang Tuan Rumah MTQ 2020, Wajah Kota Buntok Dipercantik
Rapat Final, Pansus Rampungkan Tatib DPRD

FOTO : Kota Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan nampak atas.

faktakalimantan.co.id – BUNTOK – Sepanjang Tahun 2017 dan 2018, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berhasil menyelesaikan proyek sepanjang 51,62 Km jalan dan 366 meter jembatan di seluruh wilayah Kabupaten berujuluk Bumi Batuah tersebut.

Informasi ini, disampaikan oleh Plt. Kepala DPUPR Barsel, Ita Minarni, melalui Plt. Kabid Bina Marga, M. Taufik kepada awak media, Kamis (7/11/2019) di kantornya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, bahwa pada tahun 2017 DPUPR telah menyelesaikan peningkatan jalan, yakni 2,872 Km Aspal, 6,012 Km LPB, 2,7684 Km cor beton, serta pembangunan jalan baru sepanjang 2,551 Km dalam bentuk penimbunan.

Kemudian, untuk peningkatan jembatan, pihaknya sudah membangun sepanjang 149 meter berupa titian kayu dan 15 meter berupa cor beton. Selain itu, pada tahun yang sama, DPUPR juga melaksanakan program rehabilitasi jalan sepanjang 3,0632 Km aspal, 1,1027 Km cor beton dan 1,3607 Km jalan berupa LPA/LPB.

Sementara itu, untuk tahun 2018, DPUPR juga telah melaksanakan pembangunan berupa peningkatan jalan sepanjang 9,719 Km aspal, 4,412 Km cor beton, 6,482 Km jalan timbunan dan 490 meter titian beton.

Sedangkan untuk pembangunan jalan baru, sepanjang 0,832 aspal, 7,477 Km cor beton, 7,821 Km timbunan dan 180 meter titan beton. Kemudian pembangunan jembatan baru 46 meter berupa cor beton dan 156 meter rehabilitasi jembatan dengan konstruksi kayu.

“Itu (proyek, red) yang dilaksanakan sepanjang tahun 2017 dan 2018, baik di dalam kota Buntok maupun yang di desa-desa dan kecamatan di seluruh wilayah Barsel,” sebutnya.

Jumlah tersebut, dikatakan Taufik lagi, belum termasuk ketujuh paket multi years dan proyek reguler lainnya yang sedang dilaksanakan pada tahun 2019 ini.

“Itupun, belum termasuk ketujuh paket multi years dan yang reguler sedang dilaksanakan pada tahun 2019 ini, karena masih dikerjakan jadi belum terhitung,” terangnya.

Lanjut Taufik, pembangunan baik jalan maupun jembatan yang terus digenjot oleh Pemkab itu, hendaknya mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Barsel, terutama dalam hal keamanan pekerjaan dan masalah kesediaan masyarakat untuk menghibahkan tanah mereka yang mungkin saja terkena rencana pembangunan jalan dan jembatan.

Hal tersebut, dikatakannya lagi, guna memperlancar kegiatan pembangunan dan juga agar pekerjaan bisa lebih cepat selesai, sehingga bisa dirasakan oleh manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami kan hanya membangun saja, kalau tanpa dukungan dari masyarakat baik dalam hal keamanan maupun hibah tanah untuk badan jalan oleh masyarakat, maka rencana pembangunan akan terhambat. Padahal kan manfaatnya juga apabila lancar pembangunannya, yang merasakan langsung ya masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (Petu)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!