Hari Terakhir Kunjungan, DPRD Nilai Pelaksanaan Multi Years Belum Maksimal

faktakalimantan.co.id - BUNTOK - Hari terkahir pelaksanaan monitoring ketujuh paket Multi Years, rombongan Komisi II DPRD Barito Selatan, masih me

Cegah Corona, Nurul Sarankan Penyediaan Tempat Cuci Tangan di Ruang Publik
Harmonisasi Kerja Legislatif dan Eksekutif Jangan Sampai Melanggar Hukum!
Perbakin Barsel Kembali Gelar Open Turnamen Menembak Daha Tutu Cup

Berpanas-panasan : Wakil Ketua II DPRD Barsel, Hj. Enung Irawati dan Ketua Komisi II, Ensilawitika Wijaya, bersama rombongan anggota Komisi II DPRD serta tim teknis DPUPR setempat, rela berpanas-panasan saat monitoring proyek multi years di Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kamis (7/11/2019).

faktakalimantan.co.id – BUNTOK – Hari terkahir pelaksanaan monitoring ketujuh paket Multi Years, rombongan Komisi II DPRD Barito Selatan, masih menilai bahwa pelaksanan proyek dengan pembiayaan tahun jamak tersebut, masih belum maksimal.

Pada kunjungan hari terakhir, rombongan Komisi II DPRD yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II, Hj. Enung Irawati dan Ketua Komisi II, Ensilawitika Wijaya, serta anggota, Nyimas Artika, Ideham, Hermanes, Nurul Hikmah, Rusinah Andelen dan Sudiharto, menyambangi pekerjaan proyek pembangunan Jalan Bangkuang – MTU, Kamis (7/11/2019).

Dikatakan oleh Ensilawitika Wijaya, bahwa masih ada beberapa proyek multi years yang masih belum dilaksanakan secara maksimal. Untuk itu, pihaknya menginginkan agar pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat untuk terus ‘mengejar’ pihak kontraktor, agar bisa memaksimalkan pekerjaan mereka.

“Kami menilai ada yang masih belum maksimal, bahkan pekerjaannya (Multi Years, red) bahkan masih di bawah 50 persen, jadi harus digenjot lagi agar lebih cepat,” tukasnya.

Senada, dengan Ensilawitika Koordinator Komisi II, Hj. Enung Irawati, juga menyampaikan bahwa ada beberapa kendala dalam pelaksanaan proyek multi years, hendaknya segera diselesaikan guna memperlancar pekerjaan, sehingga diharapkan pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

“Terutama dalam hal kendala, seperti pembebasan lahan di Desa Kalahien, hendaknya juga bisa diselesaikan cepat, agar pekerjaan bisa cepat juga diselesaikan,” pungkasnya. (Petu)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!