Dorong Penanganan Stunting Dimaksimalkan

PULANG PISAU - Selain fokus dalam pembangunan infrastruktur, Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau diharapkan fokus meningkatkan pelayanan di b

Bupati Hadiri Maulid Nabi Muhammad
Maliku Siap Tua Rumah Pesparawi ke-V
Pembangunan Pariwisata Harus Dijalankan dengan Baik

RESES : Legislator Partai Nasdem, Sri Harini Marharetha dua dari kanan saat kunjungan Reses di Kecamatan Maliku.

PULANG PISAU – Selain fokus dalam pembangunan infrastruktur, Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau diharapkan fokus meningkatkan pelayanan di bidang Kesehatan dan Pendidikan. Hal tersebut disampaikan Legislator dari Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Kabupaten Pulang Pisau, Sri Harini Margaretha, kemarin (31/10/2019).

“Jadi, untuk mencetak SDM yang unggul, Pemkab Pulpis harus meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan dan pendidikan,” kata Rini sapaan akrabnya

Dia mengatakan, program  penerintah untuk program yang harus di programkan pada tahun 2020, selain infrastruktur adalah bidang kesehatan, dimana pencegahan stanting harus terus dilakukan. Selain itu, penurunan angka kematian ibu hamil dan anak memaparkan asupan Gisi yang seimbang, juga didorong melakukan pemeriksaan kesehatan anak dan ibu hamil ke Posyandu terdekat.

Sementara di bidang pendidikan, Rini juga mendorong agar pemerintah daerah terus melakukan pemetaan terhadap tenaga guru. Karena kata Rini, masih banyak sekolah, khususnya di pedalaman yang masih kekurangan tenaga guru. Sementara tenaga guru menumpuk di kota. Disdik juga diminta melakukan pendataan bangunan-bangunan serta sarana pendukung lainnya, dan selanjutnya di masukkan ke dalam Planning E Bagjeting.

“Harus dilakukan pementasan terhadap guru, jangan sampai di pelosok desa kekurangan guru,” ujarnya.

Dia juga berharap kepada Pemerintah Daerah agar terus memberikan pembinaan dan pengarahan untuk program 2020, dibuat sesuai dengan tahapan-tahapan agar kades-Kades merencanakan melalui Musdes dan harus di masukan dalam Musrenbangdes, supaya dapat sesuai dengan Planning E Bagjeting.

“Kades-kades harus sudah mempunyai produk-produk andalan sesuai kondisi lapangan dan  Perdes apa saja yang sudah dibuat oleh desa itu, agar dijalankan, sehingga pemanfaatan dapat dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya. (hrs)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!