Wujudkan Swasembada Jagung

TAMIANG LAYANG - Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) melalui teknis Dinas Pertanian terus mengembangkan usaha di bidang tanaman jagung. Hal

2024 Semua Desa Kabupaten Barito Timur Dialiri Listrik
Bupati dan Wakil Hadiri HUT Mahkamah Agung ke-75
Ajak Disiplinkan Masyarakat Terapkan 5M

SAMBUTAN : Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bartim, Ir Riza Rahmadi (kiri) saat menyampaikan sambutan pada pelatihan budidaya kopi di Desa Tewah Pupuh, Kecamatan Benua Lima, kemarin (25/10/2019).

TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) melalui teknis Dinas Pertanian terus mengembangkan usaha di bidang tanaman jagung. Hal itu sebagai upaya mewujudkan swasembada jangung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dalam daerah.

Kepala Dinas Pertanian  Bartim, Riza Rahmadi mengatakan , tahun 2019-2020 pemerintah daerah gencar mengembangkan pertanian jagung. Hal itu  sebagai upaya Pemkab Bartim mengembangkan swasembada jagung bisa  memenuhi kebutuhan pakan ternak di Bartim.

“Ada beberapa daerah atau desa-desa tertentu yang budidaya jagung sangat baik. Seperti Desa Sibung, Kalamus dan sekitarnya,” katanya kepada awak media, kemarin (25/10/2019).

Dijelaskannya, untuk daerah-daerah yang potensial untuk budidaya tanaman jagung, akan diupayakan menjadi sentra pertanian jagung. Selain itu sebutnya Dinas Pertanian Bartim bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dalam pendampingan petani milenial untuk mempersiapkan petani jagung yang unggul.

Menurutnya, Kecamatan Raren Batuah juga akan dikembangkan pembenihan jagung bekerjasama  dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah untuk memenuhi kebutuhan benih jagung bagi petani di Barito Timur.

“Ada sebanyak 30 orang petani muda dari Desa Sibung, Malintut, Tangkum dan Desa Batuah yang didampingi untuk melakukan pembenihan jagung,” ungkapnya.

Menurut Riza selain untuk memenuhi kebutuhan jagung bagi kebutuhan pakan ternak di Barito Timur. Pihaknya juga memberikan kebebasan bagi para petani untuk menjual hasil panennya ke luar daerah yang mempunyai peluang pemasaran yang baik.

“Untuk pemasaran hasil panen, diserahkan kepada kawan-kawan petani, karena sudah banyak yang tahu kemana menjual jagung dan pendampingan teknis PPL kami sudah siap membantu,” pungkasnya. (vri)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!