Luas Lahan Perkebunan di Gumas Makin Menyusut

faktakalimantan.co.id - KUALA KURUN - Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Gunung Mas, Salampak menuturkan,

Masyarakat Harus Ikut Awasi Pemilu
Dapil Dua Perlu Jaringan Internet
TP-PKK Gumas Gelar Rakerda

Foto Ilustrasi Perkebunan

faktakalimantan.co.id – KUALA KURUN – Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Gunung Mas, Salampak menuturkan, karet merupakan produk perkebunan yang paling banyak dimiliki masyarakatnya sampai saat ini.

“Pemerintah saat ini sedang mengidentifikasi kelembagaan lokal dan peluang keterlibatan berbagai pihak dalam membangun rantai bisnis karet di Gunung Mas. Sehingga komoditas ini menjadi produk unggulan dan mensejahterakan masyarakat,” katanya, Selasa (1/10/2019).

Berdasarkan tren perkembangan tiga tahun terakhir atau mulai tahun 2016 hingga 2018, luas tanaman perkebunan rakyat mengalami penurunan dan stagnasi.

“Tahun 2016 luas areal 118.772 hektare dengan produksi 20.405 ton, lalu pada tahun 2017 mengalami penurunan luas menjadi 68.367 hektare dengan hasil produksi 20.382 ton. Kemudian luas areal pada tahun 2018 kembali berkurang atau menjadi 68.372 hektare dengan produksi 20.285 ton,” sebutnya.

Jika melihat dari sisi fase siklus hidup produk, maka kondisi seperti ini menggambarkan perkembangan karet yang cenderung menurun.

“Maka dengan adanya penyusunan roadmap ini, akan menjadi langkah awal pada tataran strategi kebijakan sebagai bahan rujukan maupun rekomendasi kepada pimpinan daerah,” tukasnya.

Sehingga arah kebijakan pemerintah terhadap komoditas karet di Kabupaten Gunung Mas kedepan tetap sasaran.

“Gunung Mas memiliki potensi perkebunan yang luar biasa, apalagi perkebunan karet,” pungkasnya. (agg)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!