Diknas Gelar Rakor dan Sinkronisasi Data PAUD

TAMIANG LAYANG - Dinas Pendidikan Kabupaten (Diknas) Barito Timur (Bartim) menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Pendidikan Anak Usia D

Jalan Wilayah Kecamatan Awang di Hotmix
Bahas Hak Tanah Masyarakat dengan HGU Perusahaan Sawit, DPRD Bartim Gelar RDPU
Pj Bupati Barito Timur Buka Musrenbang Kecamatan Dusun Timur, Fokus Prioritas Pembangunan Tahun 2025

HADIRI : Plt Kadis Pendidikan Bartim, Dewi Murnie Ibie (tengah) saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data PAUD di aula Diknas, kemarin (26/9/2019).

TAMIANG LAYANG – Dinas Pendidikan Kabupaten (Diknas) Barito Timur (Bartim) menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Bartim di aula Dinkas, kemarin (26/9/2019).

Plt Kadisdik Bartim, Dewi Murnie Ibie mengatakan, tujuan dari Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data PAUD untuk memastikan akuratnya data yang ada di Dinas Pendidikan. Sehingga pada hari ini semua operator, kepala sekolah dan kepala UPTD dipanggil untuk sinkronisasi data.

“Hari ini dinas memangil semua operator, kepala sekolah dan kepala UPTD untuk mengikuti sinkronisasi data PAUD,” kata Dewi Murnie kepada awak media.

Dewi juga berharap, semua PAUD yang ada di Kabupaten Barito Timur lebih baik, karena dasarnya dalam memberikan pendidikan, pengajaran pembentukan mental, tingkah laku dan sikap dimulai sejak usia dini.

“Saya sangat berharap semua PAUD yang ada bisa lebih baik,” timpalnya.

Menurut Dewi, data PAUD yang ada akan disampaikan ke Pemerintah Pusat untuk mendapatkan Biaya Oprasional Pendidikan (BOP) dari Kementrrian Pusat.

“Data PAUD sangat penting untuk mendapatkan Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP) dari pusat,” terangnya.

Dewi juga meminta semua PAUD yang bernaung pada yayasan bisa lebih dan memperhatikan kesejahteraan para guru, sarana dan prasarana dan kualitas pendidikan.

Selain itu, lanjutnya, kedepannya tidak akan mudah untuk mengeluarkan izin oprasional PAUD, sebab harus studi kelayakan terlebih dahulu.

“Kita tidak akan mudah mengeluarkan ijin oprasional kedepan, harus ada studi kelayakan terlebih dahulu,” tandasnya. (vri)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!