Dewan Segara Panggil Pemilik SPBU

MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berito Utara (Batara) menanggapi dengan serius dan akan mengundang semua pemilik SPB

Dukung Program Penyusunan APBD 2020
Anak Perempuan Berumur 7 Tahun Dinyatakan Hilang Di DAS Barito
KPU Barut Tunda Rapat Pleno DPHP Dan DPS

DEMO : Para sopir truk ketika menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Batara.

MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berito Utara (Batara) menanggapi dengan serius dan akan mengundang semua pemilik SPBU se-Kabupaten Batara. Hal itu lantaran adanya laporan yang disampaikan oleh puluhan sopir truk beberapa hari lalu di kantor DPRD Batara terkait masah sulitnya mendapatkan bio solar.

Anggota DPRD Batara, H Mulyar menyampaikan Senin (23/9/2019) mereka akan melaksanakan rapat badan musyawarah (Banmus) penjadwalan untuk mengundang pemilik SPBU. “Saya kemarin sudah menampung aspirasi dan sudah melaporkannya kepada ketua komisi III, juga dengan ketua sementara DPRD Batara, bahwa mungkin Senin nanti sudah membanmuskan untuk penjadwalan, mengundang semua pemilik SPBU,”katanya.

Mulyar yang bertatap  muka langsung dengan puluhan sopir tersebut mendengarkan berbagai keluhan mereka. Ia menyampaikan bahwa bukti sangat akurat, ketika puluhan sopir truk tersebut hendak mengisi BBM jenis bio solar, itu dilarang. Parahnya, truk kayu pelangsiran bisa-bisa saja mengisi  sampai 200 liter.

“Setelah mendengar alasan dari para sopir, bukti sangat akurat. Bahwa mereka ingin mengisi itu dilarang oleh pemilik SPBU, truk bak kayu yang pelangsiran boleh mengisi sampai 1 drum, sedangkan mereka hanya dijatah Rp250 ribu itupun kemarin mau mengisi, tidak bisa,”jelas politsi senior itu.

Dikatakannya, tuntutan para sopir itu sebenarnya standar-standar saja, dan keinginan mereka itu wajar. Harus ada keadilan, jangan dijatahi, siapa yang dulu datang apakah mengisi penuh atau tidak, jika seandainya habis tutup.

“Saya sudah lapor kepada ketua komisi dan ketua sementara DPRD Batara, itu mendapatkan tanggapan yang serius. Tuntutan mereka itu, standar-standar saja, kalau bisa jangan dijatahi. siapa yang dulu datang saja, apakah mengisi penuh atau tidak, jika habis ya tutup saja. Kepada pemilik SPBU kami memohon, mereka jangan di anak tirikan. Hari ini saya akan berbicara dengan ketua komisi masalah ini, apakah dan bagaimana seterusnya,”tegasnya. (sbi)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!