Dinkes Kotim Gelar Pertemuan Dengan Kepala dan Tim Puskesmas

faktakalimantan.co.id - SAMPIT - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur mengadakan pertemuan dengan para kepala puskesmas, ketua tim perenca

Segera Tuntaskan Pengaspalan Lapangan Pacu Bandara
Nasib Petugas Kebersihan Harus Diperhatikan
Lahan Berizin Mesti Dimanfaatkan dengan Baik

PERTEMUAN : Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten  Kotim, Umar Kaderi (duduk di tengah) foto bersama sejumlah kepala dan tim puskesmas se-Kotim, Selasa (13/8/2019).

faktakalimantan.co.id – SAMPIT – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur mengadakan pertemuan dengan para kepala puskesmas, ketua tim perencanaan dan ketua tim mutu puskesmas serta tim kesehatan.

Pertemuan tersebut untuk mendukung manajemen puskesmas agar dapat terlaksana dengan baik ke depan. Karena Dinas Kesehatan mempunyai tugas untuk melakukan pembinaan secara terpadu, terintegrasi lintas program, dan berkesinambungan, dengan menggunakan indikator pembinaan program, meningkatkan kerjasama lintas sektor dalam proses manajemen puskesmas, menyelenggarakan pelatihan manajemen, melakukan pengumpulan hasil penilaian kinerja puskesmas, menganalisis hasil, melakukan evaluasi dan memberi masukan terhadap hasil penilaian kinerja puskesmas.

“Pertemuan ini dimaksudkan agar dalam pemanfaatan sumber daya di puskesmas, dapat lebih optimal, berdaya guna dan berhasil guna. Dengan tujuan sebagai sarana komunikasi puskesmas dan dengan tujuan sebagai sarana komunikasi puskesmas dan Dinas Kesehatan,” kata Sekretaris Dinas kesehatan Kotim Umar Kaderi, Selasa (13/8/2019).

Menurut dia, untuk mesinkronkan peraturan dan pemahaman maka perlu dilakukan pertemuan koordinasi manajemen puskesmas dengan Dinas Kesehatan. Karena tanggung jawab terhadap penyelesaian masalah kesehatan yang tidak bisa diselesaikan di tingkat puskesmas, memberi dukungan sumber daya dalam kelancaran pelaksanaan seluruh proses manajemen di puskesmas, sesuai usulan puskesmas. Juga melakukan advokasi kepada pemerintah daerah agar proses perencanaan, pembahasan, dan persetujuan terhadap rencana usulan kegiatan dapat diselenggarakan tepat waktu. Sehingga realisasi anggaran dapat tepat waktu dan selanjutnya puskesmas dapat melaksanakan kegiatan sesuai jadwal.

“Sinkronisasi data dan informasi kegiatan puskesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim tahun 2019. Yaitu menyamakan persepsi antara Dinas Kesehatan dan tim manajemen puskesmas terkait dengan siklus manajemen puskesmas,” ungkapnya.

Dijelaskannya, setelah proses akreditasi berjalan sejak 2016, pihaknya telah mengetahui kelemahan-kelemahan. Baik SDM, alat kesehatan, tata graha maupun pelayanan. Untuk itu pihaknya perlu membenahi institusi dari berbagai hal.

“Pagu indikatif anggaran pendapatan belanja daerah untuk Dinas Kesehatan  hanya Rp 10 Miliar. Padahal beban utama kita di Universal Health Coverage, sehingga prioritaskan untuk biaya rutin. Itu termasuk listrik, air dan telepon. Kegiatan lainnya optimalkan dengan menggunakan dana BOK, terutama untuk stunting,” tegasnya.

Umar juga mengingatkan, bahwa Kabupaten Kotim telah 5 kali mendapatkan WTP, sehingga audit keuangan dan audit kinerja akan lebih ketat lagi. Maka pada 31 Januari 2020 nanti laporan keuangan tahun 2019 harus sudah beres termasuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

“Rancangan peraturan bupati yang baru, semua pejabat eselon III dan IV termasuk kepala puskesmas yang tidak menyerahkan LHKPN maka tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) akan dipotong 50 persen. Maka dari itu bagi yang belum menyerahkannya, agar segera menyerahkannya,” pintanya. (sog)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!