Berharap Peternakan Jadi Sektor Andalan Barsel

  faktakalimanatan.co.id - BUNTOK - Ketua DPRD Barito Selatan, Tamarzam mengatakan, seiring meningkatnya permintaan daging di Kabupaten Ba

Penyelesaian Program Kerja Adalah Fokus DPUPR Tahun Ini
Utang RSJS Bukan Tanggung Jawab Pemda Barsel
Dua Unit Pengolahan Air Bersih di Desa Bundar dan Tanjung Jawa Akan Dibangun Dengan DAK

 

FOTO : Ketua DPRD Barito Selatan, Tamarzam.

faktakalimanatan.co.id – BUNTOK – Ketua DPRD Barito Selatan, Tamarzam mengatakan, seiring meningkatnya permintaan daging di Kabupaten Barito Selatan diharapkan kedepan mampu meningkatkan jumlah peternakan di daerah sendiri. Sehingga bisa mencapai target swasembada daging, baik ayam potong maupun sapi.

“Terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, masyarakat tidak kesulitan untuk memperoleh pasokan daging, karena dagingnya diproduksi oleh daerah sendiri,” harapnya, Rabu (7/8/2019).

Politikus PDI Perjuangan ini menuturkan, selama ini ketersediaan daging masyarakat Barsel masih bergantung suplayer luar daerah. Terutama daging sapi yang sebagian besar masih berasal dari wilayah Kalimantan Selatan.

“Karena ketergantungan dari luar daerah inilah, tak dapat dimungkiri jika harga daging ayam maupun sapi selalu melonjak apalagi jelang hari besar keagamaan,” tukasnya.

Tamarzam menyarankan, agar Pemkab Barsel melalui Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) berwenang membangun sentra atau kantong-kantong penyangga peternakan.

“Tak hanya peternakan ayam dan sapi saja, ada baiknya juga pengembangan peternakan kambing dan kerbau,” sarannya.

Melalui upaya mengembangkan peternakan di daerah sendiri, diharapkan mampu menekan harga jual daging di pasaran saat ini. Bahkan jika perkembangannya cukup baik, maka dapat dijadikan sektor usaha andalan guna memenuhi permintaan daging luar daerah.

“Selain untuk memenuhi kebutuhan daging di daerah sendiri, para peternak juga bisa menjadi penyuplai untuk daerah lainnya. Secara tak langsung membantu peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (petu)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!