Dampingi Anaknya Ketika Mainkan Internet

faktakalimantan.co.id - SAMPIT - Perkembangan dunia digital yang sangat pesat membuat setiap orang merasa bergantung pada internet. Tidak terkecua

Terkait Lelang Zona Parkir, Prosesnya Diharap Transparan
Jhon Krisli Pastikan Maju Di Pilbup Kotim 2020
Kotim Siap Ekspor Buah Naga Asal Kotabesi

SOSIALISASI : Sejumlah pelajar saat mengikuti sosialisasi tentang internet sehat yang diadakan Diskominfo Kotim.

faktakalimantan.co.id – SAMPIT – Perkembangan dunia digital yang sangat pesat membuat setiap orang merasa bergantung pada internet. Tidak terkecuali bagi anak-anak. Penggunaan gadget dan internet oleh anak-anak akan mempengaruhi psikologi mereka. Karena internet memiliki dampak positif dan juga negatif. Untuk itu, perlu peran aktif orang tua dalam menjaga atau mendampingi anak-anaknya saat menggunakan internet.

Para orang tua jangan membiarkan anaknya menggunakan internet sendiri saja. Orangtua dharus bisa ikut berperan aktif dalam mendampingi anak saat mengakses internet. Seperti memantau dan memeriksa apa yang mereka lakukan di dunia digital dengan menggunakan internet.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur Multazam mengimbau para orang tua untuk selalu mendampingi anak-anaknya saat menggunakan internet. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari dampak negatif kemajuan teknologi tersebut.

“Beginilah kemajuan teknologi saat ini. Kita memang sulit membendung. Tapi setidaknya kita bisa mencegah dan mengurangi dampak negatifnya. Anak-anak kita harus didampingi pada saat mengunakan internet dan orang tua juga harus memeriksa apa saja yang dilihat dan tonton oleh anak di internet,” kata Multazam, Kamis (11/7/2019).

Menurut Multazam, pemerintah terus berupaya menyaring konten-konten yang tidak pantas muncul di dunia maya. Tapi perlu pengawasan juga bagi anak di bawah umur dalam menggunakan internet. Karena tidak semua konten, terlebih di media sosial, layak untuk mereka tonton.

“Orang tua harus mengawasi, mengarahkan dan memberi pemahaman tentang konten internet yang dibuka sang anak. Tujuannya agar anak tidak sampai melihat atau menonton konten yang bisa membawa pengaruh negative. Seperti konten terkait pornografi, ujaran kebencian, kekerasan, kabar bohong dan lainnya,” tegasnya.

Multazam juga memgatakan, saat ini gadget hampir tidak lepas dari keseharian masyarakat. Bahkan terjadi fenomena yang memprihatinkan. Karena saat ini pengguna gadget seolah asik dengan dunia sendiri. Bahkan membuat interaksi sosial dengan orang di sekitar menjadi berkurang.

“Orang tua harus memberi contoh yang baik kepada anaknya. Jangan malah orang tua yang terlalu asik dengan gadget atau ponsel sehingga perhatian kepada anak berkurang,” ungkapnya.

Multazam juga menambahkan, Diskominfo Kotim akan terus melakukan sosialisasi program internet sehat. Khususnya kepada generasi muda atau generasi milenial, agar mereka dapat menggunakan internet untuk hal yang bermanfaat. Sehingga terhindar dari dampak-dampak negatif konten yang tidak baik.

“Kami akan terus mensosialisasikan internet sehat kepada generasi muda agar internet bisa membawa manfaat apabila digunakan secara benar dan tepat, seperti belajar, bahkan menjalankan bisnis,” pungkasnya. (sog)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!