Kelola Anggaran Desa Secara Transparan

MUARA TEWEH – Pemerintah Desa (Pemdes) diminta agar lebih transparan dalam pengelolaan anggaran desa. Hal tersebut bertujuan untuk keterbukaan kep

Dukung Kepemimpinan Kades Perempuan
Pembangunan Pustu Juju Baru Dipertanyakan Masyarakat
Bupati Barut Resmikan Jembatan Melawaken

SERIUS : Ketua DPRD Batara, Ser Enus Y Mebas (kiri), Anggota DPRD Batara, Pujiono (dua dari kiri), Surianor (tiga dari kiri) dan Rujana Anggraini (kanan) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP bersama PT Talen dan PLN mengenai pemasangan jaringan listrik ke desa-desa yang ada di Kecamatan Lahei dan Kecamatan Lahei Barat.

MUARA TEWEH – Pemerintah Desa (Pemdes) diminta agar lebih transparan dalam pengelolaan anggaran desa. Hal tersebut bertujuan untuk keterbukaan kepada publik agar tidak ada kecurigaaa antarwarga desa.

Ketua Komisi III DPRD Batara, H. Tajeri mengatakan, pengelolaan keuangan desa secara transparan tentunya sangat baik, agar tidak ada kecurigaan antara satu dengan yang lainnya. Memang sudah seharusnya dalam mengelola keuangan desa, perangkat desa harus terbuka dengan masyarakat.

“Jika pengelolaan keuangan desa terbuka dan transparan tentunya tidak akan ada kecurigaan antar masyarakat dengan perangkat desa. Sehingga, setiap pelaksanaan pembangunan sudah diketahui oleh masyarakat” katanya.

Lanjutnya, apabila masyarakat di desa sudah saling curiga dengan perangkat desa selaku pengelola anggaran desa. tentunya, perencanaan pembangunan tidak berjalan dengan baik atau harmonis.

“Karena setiap langkah yang diambil dalam pembangunan, selalu dinilai ada yang salah dan anggarannya diduga oleh masyarakat tidak sesuai peruntukan dan lain sebagainya. Kondisi seperti itu yang ditakutkan, dalam melaksanakan pembangunan tidak ada keharmonisan antara masyarakat dengan pemdes,”

Oleh karena itu, ia sangat memberikan apresiasi kepada desa yang secara terbuka dan transparan mengenai anggaran desa. Dengan begitu, masyarakat akan tahu anggaran yang ada di desa, dipergunakan untuk apa saja.

“Keterbukaan keuangan desa ini bisa disampaikan dengan menggunakan baliho atau papan pengumuman yang ada di kantor desa. Jadi setiap masyarakat yang berurusan ke kantor desa dapat melihat uang desa digunakan untuk membangun apa saja,” ujarnya. (sbi)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!