Bulog Bakal Bangun Gudang Penampungan Panen Petani

faktakalimantan.co.id - KASONGAN – Potensi sektor pertanian wilayah selatan Kabupaten Katingan sangat menjanjikan. Bahkan selama ini, menjadi lumb

Wujudkan SDM Berkualitas dan Bermanfaat
Dewan Ajak Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih
Komisi III DPRD Katingan Pengerjaan Jalan dan Jembatan Digenjot

PANEN PADI : Bupati Kataingan Sakariyas SE saat melakukan panen padi menggunakan traktor di Desa Jaya makmur, Kecamatan Katingan Kuala, Senin (4/3/2019).

faktakalimantan.co.id – KASONGAN – Potensi sektor pertanian wilayah selatan Kabupaten Katingan sangat menjanjikan. Bahkan selama ini, menjadi lumbung padi bagi masyarakat di Bumi Penyang Hinje Simpei. Kedepan, pihak Bulog berencana membangun gudang untuk menampung hasil panen para petani, termasuk pula mesin penggilingannya.

Bupati Kataingan Sakariyas SE bersama pihak Bulog telah mengecek lokasi, sekaligus melakukan panen padi perdana di Desa Jaya makmur, Kecamatan Katingan Kuala. Panen tersebut, menggunakan sebuah traktor pribadi milik masyarakat.

“Tidak sampai satu jam, sawah seluas satu hektar sudah selesai dipanen,” katanya, Senin (4/3/2019).

Menurutnya, hal tersebut luar biasa dan luasan sawahnya sejauh mata memandang. Diperkirakan satu hingga dua bulan kedepan, bisa dilakukan panen raya.

“Dalam panen tersebut, hadir pula Direktur Bulog dari Jakarta. Kebetulan, dia dulunya pernah menjabat sebagai Kepala Bulog di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur,” tutur Sakariyas.

Rencananya kedepan, pihak Bulog berencana ingin membangun gudang dan pengilingan padi di sana. Kapasitas yang diinginkan, 4.000 hektar lebih. “Untuk Desa Makmur Jaya, saat ini lahan persawahan warga sudah mencapai 7.000 hektar dan sudah melampaui dari batasan yang diinginkan pihak Bulog,” jelas Bupati.

Menurutnya, saat dini ada sekitar 27 ribu hektar lahan persawahan yang belum digarap oleh petani. Jadi di sana itu, lebih banyak lahannya jika dibandingkan jumlah masyarakatnya.

“Kala bisa ditanami semuanya nanti, maka hasil panen diperkirakan akan sangat luar biasa. Jadi kehadiran Bulog tersebut nantinya, bukan untuk mematikan petani atau mesin penggilingan yang sudah ada,” sebutnya.

Namun, mereka bisa menampung hasil panen petani. Misalnya jika harga di pasaran sedang rendah, maka di Bulog tidak akan turun. Saat ini, pemerintah daerah sudah menghibahkan lahan sekitar dua hektar, untuk tempat pembangunan gudang dan mesin penggilingan Bulog.

“Suratnya sudah kita kirim dan sudah mendapat acc pihak petinggi Bulog di pusat. Pengecekan lokasi, juga sudah kita lakukan,” tuturnya. (sog)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!