Pungutan Warung di Lokasi Wisata Bukit Batu Dikeluhkan

faktakalimantan.co.id - KASONGAN – Berbagai informasi dan aspirasi masyarakat Katingan Hilir yang masuk daerah pemilihan (Dapil) I, disampaikan pa

2.700 Bangunan Walet Berdiri di Katingan
Wakil Rakyat Soroti Minimnya Penanganan Sampah di Pedesaan
Imbau Pemkab Katingan Mampu Genjot Capaian Target PAD

HASIL RESES : Anggota DPRD Katingan, Ramba saat menyampaikan sejumlah aspirasi warga di Kecamatan Katingan Hilir.

faktakalimantan.co.id – KASONGAN – Berbagai informasi dan aspirasi masyarakat Katingan Hilir yang masuk daerah pemilihan (Dapil) I, disampaikan pada anggota dewan yang melakukan reses. Laporan tersebut, kemudian disampaikan melalui Rapat Paripurna DPRD ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidangn 2019, baru-baru ini.

Juru Bicara Anggota DPRD Katingan dari Dapil I, Ramba mengatakan, jika ada sejumlah informasi dan aspirasi disampaikan warga terkait Objek Wisata Bukit Batu. Diantaranya, mereka ingin dijadikan pekerja atau petugas lingkungan wisata di sana. Jumlah pajak atau pungutan parkir Bukit Batu, dinilai terlalu besar.

“Warga menginginkan, agar Bukit Batu dijadikan wisata Kebun Raya. Kenaikan sewa kios dikeluhkan karena dianggap terlalu tinggi, dari semula hanya Rp750 ribu menjadi Rp5 juta per tahun. Ada juga keluhan mengenai masalah pungutan warung atau usaha  dan pemotongan uang Kartu Indonesia Pintar (KIP),” kata Politisi PDI perjuangan ini, Kamis (17/1/2019).

Selanjutnya untuk Desa Hampalit, antara lain warga meminta dilakukan pelebaran Jalan Hampalit, perbaikan sudetan dan kalau bisa diperbesar lagi.

“Usulan lainnya, pembuatan drainase di Jalan Gembala RT. 023 sepanjang satu kilometer dan lebar enam meter. Pengaspalan Jalan RT. 08 Jalan BTN serta dibuatkan irigasinya pada baian depan serta belakang,” sebut Ramba.

Masyarakat sangat mengharapkan, agar pengembangan infrastruktur ekonomi bisa menjadi perhatian. Seperti kegiatan pelatiha ibu-ibu, pendidikan dan kesehatan.

“Ada pula permintaan bantuan alat pembuat kue dan bedah rumah serta pemasangan fasilitas penerangan lampu jalan. Pihak SMPN 2 Hampalit meminta agar dilanjutkan pembangunan pagar sekolah yang belum sepenuhnya tertutup,” terangnya.

Kemudian, usulan pengerasan jalan di lokasi lahan cetak sawah Km 30, pendirian satu unit SMA di Hampalit, bantuan untuk Kakek Ancah (60) di Jalan Cembaga Buang.

“Di RT 10 Jalan Cembaga Buang, sampah sering berserakan dan menumpuk. Di sana, juga perlu pengaspalan jalan sepanjang satu kilometer dan penambah 10 tiang listrik,” imbuhnya. (sog)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!