Apel Akbar Kebangsaan Memperkuat Persatuan Dan Merawat Kebhinekaan NKRI

FAKTAKALIMANTAN. CO.ID,PALANGKA RAYA – Pertama kali digelar Apel Akbar Kebangsaan dalam rangka Memperkuat Persatuan dan Merawat Kebhinekaan Dalam Bing

KPK Siap Fasilitasi Pelaporan Harta Kekayaan Balon Kepala Daerah di Pilkada 2020
Wakili Gubernur, Asisten I Hadiri Ritual Ma’mapas Lewu
Over Kapasitas Masalah Utama Rutan IIA Palangka Raya

FAKTAKALIMANTAN. CO.ID,PALANGKA RAYA – Pertama kali digelar Apel Akbar Kebangsaan dalam rangka Memperkuat Persatuan dan Merawat Kebhinekaan Dalam Bingkai NKRI yang dirangkaikan dengan HUT Integrasi Hindu – Kaharingan ke 38 tahun 2018 di Bundaran Besar, sangat antusias dan dihadiri ribuan masyarakat, Kamis (19/4/2018).

Acara ini juga dihadiri oleh Kapolda Kalteng, Brigjen Pol. Anang Revandoko, Ketua Umum Majelis Besar Hindu – Kaharingan, Walter S Penyang dan para tokoh masyarakat.

Kapolda Kalteng, Brigjen Pol. Anang Revandoko mengatakan, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Apel Akbar ini, yaitu bagaimana mengintegrasikan Hindu – Kaharing di Kalimantan Tengah untuk lebih saling bersinergi dan mempererat persatuan dan kesatuan. Hal ini terbukti dengan antusiasnya masyarakat yang hadir di acara Apel Akbar ini.

Tentunya ini mencerminkan suatu persatuan dan kesatuan yang erat, serta terjalinya keharmonisan umat Hindu – Kahariangan yang merupakan bagian dari Bangsa Indonesia. Karena agama Hindu – Kaharingan merupakan agama yang sangat bagus, rukun, bijaksana dan diakui oleh bangsa Indonesia, terang Kapolda.

Sementara, Ketua Umum Majelis Besar Hindu – Kaharingan, Walter S Penyang mengatakan kegiatan Apel Akbar ini baru pertama kali dilakukan yang sebesar ini, dan dihadiri oleh ribuan masyarakat, dibandingkan tahun sebelumnya hanya intern umat Hindu – Kaharingan saja.

Jadi dalam acara ini, generasi muda Hindu – Kaharingan pun antusias ikut hadir. Oleh sebab itu, melalui Apel Akbar ini, saya mengimbau kepada seluruh umat Hindu – Kaharingan agar memelihara momentum ini dalam rangka Memperkuat Persatuan dan Merawat Kebhinekaan Dalam Bingkai NKRI.

Dalam selanyang pandang yang menceritakan perjalanan panjang umat Kaharingan memperjuangkan agama Kaharingan menjadi agama yang diakui di Indonesia seperti sekarang ini sungguh luar biasa, dan itu patut disyukuri.

Wartel juga mengakui ada berita – berita Hoax yang menyudutkan umat
Hindu – Kaharingan. Setelah ditelusuri , ternyata berita tidak bisa dibuktikan dan itu Hoax.

“Makanya saya mengimbau agar masyarakat Hindu – Kaharingan jangan terpancing dengan berita -berita Hoax yang dapat merugikan kita sendiri. Intinya masyarakat harus lebih cerdas dalam menggunakan media sosial, tetap wasada dan jaga persatuan dan kesatuan bangsa yang tah terjalin dengan baik,” terangnya.(Wan)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!