61 Usulan Prioritas Musrenbang Jekan Raya

PALANGKA RAYA,GK-Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya mendapatkan porsi sebanyak 61 usulan prioritas hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenba

Pacu Pengembangan Komoditas Pertanian
Fairid : Negara Hadir Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Ditinggal Pemiliknya, Motor Tak Bertuan Diamankan Polisi

PALANGKA RAYA,GK-Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya mendapatkan porsi sebanyak 61 usulan prioritas hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan setempat yang akan diajukan ke forum SOPD
Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, pada Musrenbang tingkat Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, Selasa (27/2) di aula kecamatan setempat.
Menurut Hera, tujuan Musrenbang tingkat kecamatan adalah membahas usulan rencana pembangunan kelurahan yang disesuaikan dengan kewenangan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk dirumuskan menjadi kegiatan prioritas pembangunan yang ada diwilayah kecamatan.
“Sebab itu musrenbang tingkat kecamatan hanya membahas usulan yang dapat diinput kedalam aplikasi sistem informasi perencanaan pembangunan daerah (SIPPD) dan lolos di musrenbang kelurahan, berdasarkan hasil skoring atau kesepakatan antara camat, lurah dan aparatur kelurahan,”jelasnya.
Dikatakan, jumlah usulan yang akan dilanjutkan dari musrenbang tingkat kecamatan ke forum SOPD, juga berdasarkan hasil penghitungan indeks dan merupakan batas tertinggi, meskipun tidak harus sama dengan jumlah usulan yang dilanjutkan dari tiap-tiap kelurahan.
‘Seperti untuk Kecamatan Jekan Raya kita beri peluang sebanyak 61 usulan yang dapat dibawa ke forum SOPD. Meskipun secara keseluruhan dari empat kelurahan yang dirangkum jumlah usulan mencapai 335 dan mengerucut ditingkat kecamatan menjadi 172 lalu didapat usulan prioritas sebanyak 61 usulan,”terangnya.
Disampaikan Hera pelaksanaan musrenbang melalaui SIPPD yang diterapkan saat ini, erat kaitannya dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan KUA-PPAS terutama untuk tahun 2019 mendatang.
“Ini juga dimaksudkan agar tidak ada lagi program yang masuk ditengah perjalanan. Itu dikarenakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran 30 persen dari belanja modal APBD yang masuk pada program pemerintah daerah,”paparnya.
Sementara itu Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia yang hadir sekaligus membuka kegiatan musrenbang kecamatan Jekan Raya tersebut mengatakan, bahwa setiap usulan musrenbang kecamatan tahun 2018 diharapkan dapat disusun dengan memperhatikan berbagai asfek, seperti asfek kesejahteraan, yakni tercapainya indikatro makro pada RPJMD Kota Palangka Raya tahun 2013-2018 dan indikator kinerja tahun 2018. Antara lain target pertumbuhan ekonomi Palangka Raya sebesar 8,08 persen, menurunnya angka kemiskinan sebesar 2.19 persen, pemerataan pendapatan sebesar 0,27 persen, serta tercapainya indeks pembangunan manusia sebesar 81,44 persen dan terkendalinya laju inflasi ditahun 2018 sebesar 5,45 persen.
“Musrenbang yang kita lakukan saat ini, tidak lain menjadi dasar penyusunan rancangan rencana kerja pemerintah daerah Kota Palangka Raya dan rencana kerja perangkat daerah di tahun 2018,”urainya.VS

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!