PALANGKA RAYA,GK-Kesadaran masyarakat di ‘Kota Cantik’ Palangka Raya untuk menggerakan atau memanfaatkan bank sampah dirasa masih kurang, hal tersebu
PALANGKA RAYA,GK-Kesadaran masyarakat di ‘Kota Cantik’ Palangka Raya untuk menggerakan atau memanfaatkan bank sampah dirasa masih kurang, hal tersebut telah disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Rawang ketika ditanya terkait pemanfaatan serta implementasi bank sampah di kota setempat baru-baru ini
“Padahal keberadaan bank sampah selain menjadi solusi agar Kota Palangka Raya menjadi lebih bersih, dengan pengelolaan bank sampah dapat di manfaatkan dengan baik oleh masyarakat, setidaknya dapat menunjang ekonomi keluarga,”tuturnya ketika itu.
Age Danial, salah satu pengelola Bank Sampah yang dinamai ‘Semut Hitam’, beralamat di Jalan Lele Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya mengatakan, bank sampah yang ia kelola berdiri sejak tahun 2013 lalu. Kata Age, bank sampah semut hitam telah melayani masyarakat khususnya dilingkungan kawasan jalan setempat. Keberadaan bank sampah itu pun cukup mampu untuk mengedukasi warga bagaimana cara memanfaatkan sampah.
“Dalam memberikan pengertian kepada masyarakat pentingnya sampah serta dapat menjadi penghasilan tambahan keluarga, maka kami sering datang ke rumah-rumah warga,” ungkap Age saat di bincangi, Kamis (8/2).
Konsep yang di terapkan bank sampah semut hitam kata dia, adalah dengan tiga R yakni reduce, reuse, dan recycle. Reduce mengurangi jumlah limbah sampah. Lalu reuse menggunakan kembali limbah sampah, dan recycle mengolah kembali limbah sampah yang terbuang untuk hal bermanfaat.
“Untuk mencapai tiga R tersebut di perlukan sarana dan prasarana yang memadai, seperti ada alat pencacah palstik, namun kami belum mempunyai alat tersebut, dan hanya dapat memilah sampah-sampah saja. Sementara selama ini yang ikut memilah sampah selain petugas juga masyarakat yang ikut menjadi pelanggan dari Bank Sampah,” ucapnya.
Dari kesadaran memilah sampah itulah nantinya kata Age akan terlihat dampaknya secara langsung, yakni terjadinya pengurangan jumlah limbah sampah di lingkungan, karena sampah yang organik telah dipilah dan kemudian menjadi sampah yang bernilai ekonomis.sog
COMMENTS